BMW Tes Mesin Hypercar V8 Untuk Le Mans

BMW Tes Mesin Hypercar V8 Untuk Le Mans Dok : BMW M

KabarOto.com - BMW M tengah menguji mesin V8 Hybrid, yang benar-benar berbeda ketimbang versi produksi saat ini. Mesin ini nantinya digunakan untuk WEC Hypercar Class dan dibawa BMW ke ajang balapan bergengsi, Le Mans.

Mesin ini berbasiskan dari BMW M4 DTM lansiran 2017 hingga 2018. Dinamakan BMW P66/3 tersebut sengaja dimodifikasi sedemikian rupa agar cocok digunakan di balapan ketahanan sekelas Le Mans.

Baca juga: Intip Versi Telanjang BMW M4 GT4, Gunakan Material Baru

Modifikasi dilakukan di beberapa bagoan seperti komponen penahan beban, yang artinya motor tidak hanya dibutuhkan untuk menggerakkan mobil, tetapi meminimalisir getaran. Hal tersebut juga menghemat berat, karena bisa digunakan di sasis monokok tanpa subframe tambahan. Selain itu, BMW menyematkan perangkat unit turbo dari mobil M4 DTM dan BMW M8 GTE.

"Ini adalah nilai tambah besar bahwa kami dapat menggunakan bahan yang ada seperti baja dan aluminium dari BMW di Formula 1 sebagai dasar mesin, serta komponen individu seperti poros, dan bagian-bagian kecil. Itu menghemat waktu dan banyak uang, karena alasan efisien dan tidak membuat banyak limbah. Efisiensi adalah faktor penting untuk proyek ini, karena kami memiliki waktu singkat antara memulai hingga balapan pertama di Daytona pada 2023," kata Ulrich Schulz, Kepala Desain Drivetrain di BMW M Motorsport.

Baca juga: Profil BMW X4 M Competition 2022

BMW mengklaim telah menyelesaikan mesin dengan tenaga 640 dk dan torsi 650 Nm. Fokusnya adalah pada daya tahan, peningkatan performa, dan manajemen suhu. P66/3 dirakit dengan blok silinder dan kepala piston dibuat ulang oleh BMW di Landshut. Serta sistem injeksi langsung, lalu BMW mengadopsi teknologi Formula E untuk mengintegrasikan motor listrik yang dibutuhkan.

Berita Terkait

Berita Terkait