Bolehkah Menggunakan Pelumas Mobil Mesin Biasa Untuk Mesin Turbo?

Bolehkah Menggunakan Pelumas Mobil Mesin Biasa untuk Mesin Turbo?

KabarOto.com - Zaman modern, banyak produsen mobil yang mengaplikasikan tenaga induksi turbocharger demi mengejar efisiensi. Dengan kapasitas mesin yang relatif kecil, aplikasi turbo bisa meningkatkan tenaga yang signifikan.

Hasilnya, dengan turbo, kompresi dan kapasitas mesin tak perlu terlalu tinggi, namun sudah bisa mendapatkan performa yang sama atau bahkan lebih baik dari kapasitas mesin diatasnya.

Baca juga: Ini Harga Pelumas Wealthy Yang Diklaim Sudah API Service SP

Dengan formulasi untuk mesin turbocharger, pelumasnya tentu saja berbeda dengan spesifikasi untuk mesin tanpa turbo. Nah, pertanyaannya, apa jadinya jika Sobat KabarOto menggunakan pelumas berspesifikasi non-turbo untuk mesin dengan tenaga induksi turbocharger?

"Mesin turbo dan non-turbo punya kinerja pelumasan yang mirip, hanya saja, ada pelumas yang disalurkan khusus untuk melumasi bagian turbocharger melewati pipa yang tersedia," ujar Rifat Sungkar selaku Pembalap Nasional dan Ambassador Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Baca juga: Kenali Ragam Jenis Teknik Pengelasan Pipa Knalpot Dan Turbocharger

Ia menjelaskan, panas air radiator antara 80 hingga 280 derajat celsius, sedangkan titik didih oli atau pelumas bisa tiga kali lipat dari air yakni 280 hingga 350 derajat celsius. "Temperatur turbo, bisa mencapai 800 derajat celsius, salah pilih oli, komponen mesin bisa terbakar dan tergerus hingga masuk ke turbo," terangnya.

Meski secara banderol, pelumas berspesifikasi turbo memang relatif lebih tinggi dibandingkan non-turbo, Rifat tetap menyarankan untuk mengikuti anjuran buku manual. "Rawatlah mobil sesuai kebutuhannya, ikuti pentunjuk buku manual, agar mesin sehat dan punya nilai yang lebih ketika hendak dijual," tutupnya.