Bosch FCPM C100, Solusi Bus Kota Ramah Lingkungan di Berlin 2026

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Jumat, 13 Maret 2026
Bosch FCPM C100, Solusi Bus Kota Ramah Lingkungan di Berlin 2026

Fuel-cell power module (FCPM) C100

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Bosch memperkenalkan inovasi terbarunya, fuel-cell power module (FCPM) C100, dalam ajang pameran dagang Mobility Move di Berlin, (10-12/3).

Teknologi ini hadir sebagai jawaban atas meningkatnya permintaan kota-kota di Eropa terhadap solusi transportasi publik yang ramah lingkungan.

Dengan modul ini, kendaraan komersial dapat beroperasi menggunakan tenaga listrik yang bersumber dari hidrogen terbarukan, sehingga mampu menghasilkan mobilitas yang sepenuhnya bebas emisi karbon (CO2 ).

Langkah strategis Bosch ini didorong oleh regulasi ketat Uni Eropa yang menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 90% pada bus kota baru di tahun 2030.

Baca Juga: Mercedes-Benz eCitaro, Punya Standar Baru Bus Listrik Jarak Jauh

Menurut Jan-Oliver Röhrl, Executive Vice President Bosch Power Solutions, kendaraan berbahan bakar hidrogen menjadi pelengkap vital bagi bus listrik berbasis baterai.

Teknologi fuel cell dinilai sangat unggul untuk rute bus jarak jauh yang memiliki keterbatasan akses pengisian daya baterai di tengah perjalanan.

FCPM C100 menonjol berkat desainnya yang sangat kompak dengan ketinggian hanya 40 sentimeter. Profil yang datar ini memungkinkan modul dipasang dengan mudah di bagian atap bus, sebuah standar rancang bangun yang lazim pada pasar bus kota di Eropa.

Sistem yang fleksibel ini dirancang khusus untuk bus kota dengan panjang 12 hingga 18 meter, serta telah dilengkapi dengan antarmuka diagnostik dan CAN demi kemudahan integrasi teknis.

Varian C100 hanyalah bagian dari portofolio luas Bosch yang mencakup spektrum daya mulai dari 100 hingga 300 kilowatt. Selain model untuk bus kota, Bosch juga menyiapkan varian FCPM C190 yang direncanakan masuk tahap uji coba pada kendaraan demo di semester pertama tahun 2026.

Untuk kebutuhan yang lebih berat, terdapat FCPM C300 yang menawarkan daya sistem 300 kilowatt, menjadikannya sumber energi ideal bagi truk berat dan bus antarkota jarak jauh.

Baca Juga: Hino Suplai 10.000 Truk untuk Program Kopdes Merah Putih

Komitmen Bosch terhadap ekonomi hidrogen tidak berhenti pada penggunaan di kendaraan saja, melainkan mencakup seluruh rantai nilai. Perusahaan telah meluncurkan Hybrion PEM electrolysis stack untuk produksi hidrogen serta mengembangkan komponen injeksi langsung untuk mesin hidrogen.

Keberhasilan ini semakin diperkuat dengan pencapaian tim pengembang Bosch yang meraih German Future Prize pada akhir 2025 atas inovasi mereka dalam pengembangan fuel cell seluler.

Melalui integrasi teknologi mutakhir ini, Bosch optimis dapat mempercepat transisi menuju transportasi komersial yang berkelanjutan. Dengan menyediakan solusi yang efisien mulai dari produksi hingga infrastruktur pengisian, Bosch memposisikan diri sebagai pemimpin pasar dalam ekosistem H2 global.

Teknologi ini diharapkan menjadi standar baru bagi armada transportasi publik di berbagai belahan dunia yang tengah berupaya mencapai target net zero emission.

Tags:

#Bosch #Bosch Mobility #Kendaraan Komersial #Bus Hidrogen

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan