Brabus Bodo Cabriolet Padanan versi Atap Terbuka dan Evolusi Desain Berani

1 jam, 56 menit lalu
Brabus Bodo Cabriolet Padanan versi Atap Terbuka dan Evolusi Desain Berani

Foto: Brabus

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Brabus Bodo Cabriolet terinspirasi oleh hasrat seumur hidupnya terhadap mobil cabriolet, yang bertenaga dan cepat, kendaraan berkonfigurasi 2+2 kursi yang diproduksi dalam jumlah sangat terbatas.

Brabus Bodo Cabriolet adalah padanan versi atap terbuka dari Brabus Bodo Gran Turismo Coupe, sekaligus penghormatan yang sangat personal bagi pendiri perusahaan, Bodo Buschmann.

Kendaraan ini merupakan perwujudan visi yang dimiliki bersama oleh Bodo Buschmann dan putranya, Constantin, hampir dua dekade silam, menciptakan sebuah Gran Turismo dengan karakter kuat dan tak tertandingi.

Baca juga: Brabus Bodo Hyper-Coupe V12 1.000 DK, Spesial dari Pendiri

Desain Eksterior

Seluruh bodi kendaraan ini dibuat dari serat karbon yang kuat namun ringan menggunakan proses pre-preg. Bodi serat karbon yang dibuat khusus ini tampil dengan sentuhan akhir Brabus Silk Stone yang elegan, dipadukan dengan atap lunak (soft top) Jacquard dua warna (hitam dan abu-abu) yang dirancang secara khusus.

Desain atap terbuka yang khas, memadukan kedalaman visual dengan daya tahan serta kualitas sentuhan premium yang menjadi syarat mutlak bagi sebuah mobil convertible berperforma tinggi.

Di bagian belakang, terdapat komponen aktif berupa spoiler belakang serat karbon yang dapat memanjang secara elektrik. Bergantung pada kecepatan kendaraan, spoiler ini akan bergerak dalam beberapa tahap untuk meningkatkan downforce (gaya tekan ke bawah) pada poros roda belakang secara bertahap serta meningkatkan stabilitas berkendara.

Saat pengereman keras dilakukan pada kecepatan di atas 140 kpj (87 mph), spoiler akan berputar ke posisi vertikal untuk berfungsi sebagai rem udara (air brake), meningkatkan hambatan aerodinamis dan mendukung deselerasi yang efektif.

Logo 77 terbalik yang ditempatkan di bawah kaca belakang merupakan penghormatan lebih lanjut terhadap tahun 1977, tahun di mana Bodo Buschmann mendirikan Brabus.

Dengan lebar 202,7 cm (79,8 inci), kendaraan ini menampilkan postur belakang yang sangat mengesankan. Desain lampu belakangnya menjadi ciri khas yang tak salah lagi, menampilkan tujuh elemen pencahayaan LED terpisah di setiap sisi, yang dilengkapi dengan logo Brabus bercahaya di bagian tengah menggunakan teknologi pencahayaan serupa.

Diffuser serat karbon yang terintegrasi pada apron belakang membingkai pipa knalpot ganda berbahan titanium dari sistem pembuangan performa tinggi Brabus di kedua sisi, komponen ini dibuat menggunakan proses pencetakan logam 3D berteknologi tinggi.

Interior Masterpiece

Bagian interior Brabus Masterpiece yang dirancang dengan sangat cermat sebagai kelanjutan harmonis dari desain eksteriornya. Penggunaan kulit berkualitas tinggi, elemen trim, dan komponen serat karbon pada setir, dasbor, konsol tengah, serta panel pintu diselaraskan warnanya dengan bodi kendaraan, menciptakan nuansa monokromatik yang khas dengan karakter kontemporer nan elegan.

Penumpang disambut oleh panel ambang pintu Brabus berbahan baja tahan karat. Jok dengan kontur ergonomis memadukan kenyamanan luar biasa untuk perjalanan jauh dengan dukungan lateral yang kokoh saat berkendara secara dinamis.

Setir dengan bagian bawah datar dirancang untuk memberikan genggaman optimal serta dilengkapi dengan pedal serat karbon Brabus dan pijakan kaki khusus.

Baca juga: Brabus 900 Superblack Berdasarkan dari Bentley Continental GT Speed

Spesifikasi Brabus Bodo Cabriolet

Jantung mekanis Brabus Bodo Cabriolet adalah mesin V12, biturbo, kapasitas 5.200 cc, menghasilkan tenaga 735 kW / 1.000 dk pada 6.400 rpm dan torsi maksimum 1.200 Nm pada rentang putaran mesin 2.900 hingga 5.000 rpm.

Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 8 percepatan dengan torque converter, paddle shifter berbahan serat karbon pada roda kemudi. Diferensial yang dikontrol secara elektronik dengan kemampuan penguncian hingga 100 persen mendistribusikan tenaga secara optimal di antara kedua roda belakang penggerak.

Brabus Bodo Cabriolet berakselerasi 0-100 kpj hanya dalam waktu 3,0 detik, kecepatan tertingginya dibatasi secara elektronik pada angka 360 kpj.

Pelek dan Suspensi

Pelek tempa (forged) Brabus Monoblock Z-GT Platinum Edition berukuran 22 inci, dengan ban ukuran 285/30 ZR 22 di bagian depan dan 335/25 ZR 22 di bagian belakang.

Suspensi memadukan pengaturan double wishbone di bagian depan dengan poros belakang multi-link yang sangat canggih. Dari kokpit, pengemudi dapat memilih satu dari lima mode berkendara yang berbeda, mulai dari pengaturan yang mengutamakan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari hingga konfigurasi yang sangat kaku (firm) demi performa maksimal di lintasan balap.

Selain itu, kendaraan ini dilengkapi dengan sistem pengangkat (lift system) untuk poros depan dan belakang, yang memungkinkan seluruh bodi kendaraan dinaikkan sekitar 25 milimeter (0,9 inci). Begitu kecepatan mencapai 45 kpj, suspensi akan secara otomatis kembali ke ketinggian normalnya.

Tags:

#Brabus Bodo #Brabus Bodo Cabriolet #Bodo Buschmann
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Benny Suryakusumah

Mulai bekerja sebagai jurnalis tahun 2000-2008 di majalah Audio Mobil, 2008-2011 bekerja di majalah otomotif tertua Indonesia Mobil Motor sebagai Jurnalis dan terakhir Editor, 2011-2015 di majalah Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group sebagai Editor. Kemudian 2016-2017 sebagai editor di website Drive & Hype. Terakhir 2018 hingga saat ini bekerja di KabarOto sebagai Editor Senior.
Show More

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan