KabarOto.com - BYD bakal menghadirkan jaringan Flash Charging 2.0 berdaya 1.500 kW di Eropa. Di mana, infrastruktur ini dijadwalkan beroperasi dalam waktu dekat menggunakan baterai Blade generasi terbaru.
Dikutip dari IT-home, rencana ini menjadi pengumuman perusahaan terkait ekspansi infrastruktur pengisian daya di luar negeri. Sekaligus bertepatan dengan peluncuran Denza Z9 GT di Eropa pada April 2026 mendatang.
Pengisian daya cepat ini diklaim mampu mengisi daya dari 10-70 persen dalam waktu 5 menit, dan mencapai 97 persen dalam 9 menit berdasarkan standar pengisian di Tiongkok.
Baca Juga: BYD Berencana Masuk Formula 1, Siap Jadi Penantang Tim Legendaris F1
Fasilitas Pengisian Daya Baterai
Namun, belum ada kepastian pengisian dengan spesifikasi tersebut tersedia untuk model Denza Z9 GT versi Eropa. Sedangkan, Sebagian besar mobil listrik di Eropa masih mengandalkan pengisian DC hingga 400 kW.
Jika dibandingkan, jaringan Ionity mengoperasikan lebih dari 5.000 charger dengan kapasitas 350 kW, serta unit Alpitronic 600 kW bisa ditingkatkan hingga 1.000 kW.
Jika rencana terealisasi, stasiun 1.500 kW milik BYD menjadi fasilitas pengisian publik dengan daya terbesar di Kawasan tersebut.
Baca Juga: BYD Berencana Masuk Formula 1, Siap Jadi Penantang Tim Legendaris F1BYD Great Tang Resmi Dibanderol Rp985 Jutaan
Spesifikasi Denza Z9 GT
Sementara itu, Denza Z9 GT memiliki baterai berkapasitas 122 kWh dengan jarak tempuh hingga 800 km menurut standar WLTP dan dibekali motor listrik bertenaga 960 dk dengan penggerak roda belakang maupun all-wheel drive.
Meskipun BYD telah memasang ribuan stasiun Flash Charging di Tiongkok, pabrikan masih belum merinci strategi distribusi jaringan tersebut di Eropa.
Di segmen sedan atau wagon, Denza Z9 GT akan berhadapan dengan kompetitor seperti Zeekr 001, sementara harga resminya untuk pasar Eropa belum diumumkan.