BYD Berencana Masuk Formula 1, Siap Jadi Penantang Tim Legendaris F1

Pradia Eggi
Pradia Eggi
Rabu, 11 Maret 2026
BYD Berencana Masuk Formula 1, Siap Jadi Penantang Tim Legendaris F1

BYD Yangwang U9. (Foto: Autohome)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar dengan memasuki ajang balap paling bergengsi di dunia, Formula 1.

Informasi tersebut pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg, yang menyebutkan bahwa perusahaan sedang melakukan pembicaraan terkait kemungkinan keterlibatan dalam kejuaraan balap tersebut.

Jika rencana ini terealisasi, BYD berpotensi bersaing dengan tim-tim legendaris yang telah lama menjadi bagian dari Formula 1, seperti Scuderia Ferrari dan McLaren.

Partisipasi di ajang balap internasional tersebut dinilai dapat menjadi strategi untuk meningkatkan pengenalan merek secara global, seiring ekspansi penjualan kendaraan listrik BYD di berbagai pasar dunia.

Langkah ini juga sejalan dengan transformasi bisnis BYD dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan tersebut telah menghentikan produksi kendaraan bermesin pembakaran internal murni sejak Maret 2022.

Sejak saat itu, BYD hanya memproduksi kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) serta kendaraan plug-in hybrid (PHEV).

BYD akan Jadi Pendatang Baru di Formula 1

Apabila bergabung ke Formula 1, BYD akan menjadi pendatang baru di kompetisi tersebut dalam waktu dekat. Situasi ini mirip dengan langkah General Motors yang melalui merek Cadillac memulai debutnya di Formula 1 pada Maret 2026.

Keikutsertaan BYD juga dinilai relevan dengan perkembangan teknologi di Formula 1. Sejak lebih dari satu dekade terakhir, mobil balap F1 telah menggunakan sistem penggerak hibrida yang menggabungkan mesin pembakaran internal dan motor listrik.

Baca Juga: BYD Racco Muncul, Kei Car Listrik Murah Dibanderol Rp260 Jutaan

BYD Yangwang U9 pecahkan rekor kecepatan tertinggi 496,22 kpj di Nürburgring Nordschleife.

Regulasi terbaru yang mulai berlaku pada musim 2026 bahkan meningkatkan porsi penggunaan tenaga listrik secara signifikan.

Dalam aturan baru tersebut, komponen MGU-K (Motor Generator Unit–Kinetic) mampu menghasilkan tenaga hingga 350 kW yang disalurkan ke roda belakang.

Angka ini hampir tiga kali lipat dibandingkan regulasi sebelumnya yang hanya mencapai 120 kW. Dengan peningkatan tersebut, sekitar setengah dari total tenaga mobil Formula 1 kini berasal dari motor listrik yang bekerja bersama mesin V6 turbo 1.6 L.

Jika benar-benar terjun ke kompetisi ini, BYD berpotensi memanfaatkan teknologi dari lini kendaraan premium mereka, Yangwang. Merek tersebut diperkenalkan pada Januari 2023 dan diposisikan sebagai divisi kendaraan performa tinggi dalam portofolio BYD.

Salah satu model yang menjadi sorotan adalah Yangwang U9. Mobil ini menggunakan platform e4 dengan empat motor listrik independen yang menghasilkan tenaga sekitar 960 kW atau setara 1.287 dk.

Dengan konfigurasi tersebut, U9 mampu berakselerasi dari nol hingga 100 kpj dalam waktu sekitar 2,3 detik. Versi performa ekstrem dari model ini bahkan diklaim dapat menghasilkan tenaga hingga sekitar 3.000 dk.

Baca Juga: BYD Atto 3 Evo Resmi Meluncur, Cas 25 Menit Tembus 510 Km

Rumor BYD akuisisi tim Alpine F1

Akuisisi Tim Alpine F1

Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai bentuk partisipasi BYD di Formula 1. Perusahaan dapat bergabung sebagai tim baru atau mengambil alih salah satu tim yang sudah ada. Sejumlah laporan menyebut kemungkinan akuisisi tim Alpine F1 Team yang dimiliki oleh Renault Group.

Di sisi lain, Formula 1 bukan satu-satunya ajang balap yang tengah dipertimbangkan oleh BYD. Perusahaan tersebut juga dikabarkan melirik FIA World Endurance Championship sebagai bagian dari strategi memperluas kehadiran di dunia motorsport.

Baca Juga: BYD Song Ultra EV akan Meluncur, Spesifikasi Gahar tapi Harga Masih Misterius

Tags:

#Formula 1 2026 #F1 2026 #BYD Yangwang U9

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan