KabarOto.com - Formula 1 berpeluang kembali menggelar Grand Prix Malaysia setelah hampir sembilan tahun absen. Sirkuit Internasional Sepang kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengisi slot balapan yang kemungkinan ditinggalkan seri Timur Tengah akibat perang yang masih berlangsung di kawasan tersebut.
Awalnya, Formula 1 berencana menjadwalkan ulang Grand Prix Bahrain pada 4 Oktober 2026, mengisi celah kalender di antara GP Azerbaijan dan GP Singapura. Namun, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat peluang tersebut semakin kecil, sehingga penyelenggara mulai mencari alternatif yang lebih aman dan realistis.
Baca Juga : Nissan Leaf Nismo ada Sensasi Balap di Mobil Listrik Harian
Sepang dinilai sebagai pilihan ideal karena letaknya yang berdekatan dengan Singapura, sehingga memudahkan proses logistik seluruh tim. Selain itu, sirkuit yang terakhir kali menggelar Formula 1 pada 2017 tersebut, masih mengantongi lisensi FIA Grade 1 dan rutin menjadi tuan rumah MotoGP Malaysia.

Selain Malaysia, beberapa sirkuit lain seperti Suzuka di Jepang, Portimão di Portugal, hingga Barcelona di Spanyol juga disebut masuk dalam daftar. Namun, Sepang dianggap memiliki keunggulan karena tidak membutuhkan persiapan besar untuk kembali menggelar balapan Formula 1.
Pihak Formula 1 dikabarkan akan mengambil keputusan sebelum memasuki jeda musim panas usai Grand Prix Hungaria. Keputusan tersebut juga akan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah, termasuk nasib GP Qatar dan GP Abu Dhabi.
Baca Juga : Aston Martin Akan Hadirkan Peningkatan Sasis di Formula 1
Kedua seri tersebut masih berpotensi terdampak jika konflik berlanjut. Jika Sepang benar-benar dipilih, Malaysia akan kembali menjadi tuan rumah Formula 1 untuk pertama kalinya sejak 2017 dan menghidupkan lagi salah satu sirkuit favorit para pembalap maupun penggemar balap dunia.

