KabarOto.com - Persaingan di segmen MPV premium semakin menarik dengan kehadiran BYD M9. Model yang dikenal di China dengan nama BYD Xia ini mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) DM-i, menawarkan perpaduan mesin bensin dan motor listrik untuk mendukung efisiensi sekaligus kenyamanan berkendara.
Tak sekadar mengandalkan teknologi elektrifikasi, BYD M9 juga dibekali kabin mewah dengan konfigurasi tujuh penumpang, captain seat di baris kedua, hingga beragam fitur hiburan dan kenyamanan. Kombinasi tersebut membuatnya menarik untuk dipertimbangkan sebagai alternatif Toyota Alphard di kelas MPV premium.
Baca Juga: BYD M9 Sudah Terdaftar di Indonesia, MPV PHEV Lebih Panjang dari Alphard
Lantas, seperti apa spesifikasi, fitur, dan potensi harga BYD M9 jika nantinya dipasarkan di Indonesia?
Daftar Isi
-
Dimensi Besar, Kabin Dirancang untuk Kenyamanan Keluarga
-
Mesin 1.500 cc Turbo dan Teknologi Plug-in Hybrid DM-i
-
Baterai Blade, Jarak Tempuh Listrik hingga 218 Km
-
Interior BYD M9 Dibekali Layar Besar dan Fitur Premium
-
BYD M9 dan Denza D9, Apa Bedanya?
-
Berapa Harga BYD M9? Ini Gambaran Harga di China
-
Kapan BYD M9 Masuk Indonesia?
-
Simulasi Kredit
Dimensi Besar, Kabin Dirancang untuk Kenyamanan Keluarga
Daftar Isi
- Dimensi Besar, Kabin Dirancang untuk Kenyamanan Keluarga
- Mesin 1.500 cc Turbo dan Teknologi Plug-in Hybrid DM-i
- Baterai Blade, Jarak Tempuh Listrik hingga 218 Km
- Interior BYD M9 Dibekali Layar Besar dan Fitur Premium
- BYD M9 dan Denza D9, Apa Bedanya?
- Berapa Harga BYD M9? Ini Gambaran Harga di China
- Kapan BYD M9 Masuk Indonesia?
- Simulasi Kredit
Dari sisi desain dan ukuran, BYD M9 memiliki dimensi yang tergolong besar untuk sebuah MPV premium. Mobil ini memiliki panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.805 mm, serta jarak sumbu roda 3.045 mm.
Dimensi tersebut memberikan ruang yang lega bagi penumpang, terutama pada baris kedua dan ketiga. Dengan wheelbase lebih dari tiga meter, BYD M9 berpotensi menawarkan kenyamanan perjalanan jarak jauh bagi keluarga maupun pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk keperluan bisnis.
Konfigurasi tempat duduknya mengusung format 2+2+3, dengan dua kursi terpisah atau captain seat di baris kedua. Posisi ini memberikan ruang personal lebih baik bagi penumpang dibandingkan bangku konvensional.
Kapasitas bagasinya mencapai sekitar 470 liter dan dapat diperluas hingga 2.036 liter dengan melipat kursi baris ketiga, sehingga tetap praktis untuk membawa barang saat bepergian bersama keluarga.
Mesin 1.500 cc Turbo dan Teknologi Plug-in Hybrid DM-i
Salah satu daya tarik utama BYD M9 adalah penggunaan teknologi DM-i yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik.
MPV ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo empat silinder dengan tenaga sekitar 115 kW atau setara 154–156 PS. Mesin tersebut bekerja bersama sistem penggerak listrik untuk menghasilkan performa sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar.
Daya sistem yang dilaporkan berada di kisaran 218 kW, dengan angka performa yang dapat berbeda bergantung pada varian dan spesifikasi pasar.
Untuk akselerasi, BYD M9 diklaim mampu mencapai 0–100 kpj dalam waktu sekitar 8,1–8,5 detik. Angka tersebut cukup menarik untuk MPV berdimensi besar yang mengutamakan kenyamanan penumpang.
Teknologi plug-in hybrid juga memungkinkan baterai diisi melalui sumber listrik eksternal. Dengan demikian, pengguna bisa memanfaatkan mode berkendara listrik untuk perjalanan tertentu, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika menempuh jarak lebih jauh.
Baterai Blade, Jarak Tempuh Listrik hingga 218 Km
BYD M9 menggunakan baterai Blade dengan pilihan kapasitas sekitar 20,4 kWh hingga 36,6 kWh, bergantung pada varian.
Jarak tempuh dalam mode listrik murni dilaporkan berada di kisaran 100–180 km, dengan angka yang dapat mencapai sekitar 218 km berdasarkan standar pengujian CLTC. Hasil pengujian WLTP dapat berbeda karena menggunakan metode pengukuran yang tidak sama.
Untuk perjalanan jarak jauh, kombinasi mesin bensin dan motor listrik diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh gabungan hingga sekitar 1.060 km dalam spesifikasi tertentu. Angka ini menjadi salah satu nilai jual penting bagi konsumen yang menginginkan kendaraan elektrifikasi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya.
Meski demikian, jarak tempuh aktual akan dipengaruhi kapasitas baterai, kondisi lalu lintas, gaya berkendara, penggunaan pendingin udara, serta kondisi jalan.
Interior BYD M9 Dibekali Layar Besar dan Fitur Premium
Masuk ke dalam kabin, BYD M9 menawarkan beragam perangkat teknologi untuk menunjang kenyamanan pengemudi maupun penumpang. Layar sentuh utama berukuran 15,6 inci menjadi pusat kendali berbagai fungsi kendaraan dan sistem hiburan. Perangkat ini didukung sistem DiLink 150, sementara pengemudi memperoleh panel instrumen digital berukuran 12,3 inci.
Ada pula teknologi wide head-up display (W-HUD) yang dilaporkan memiliki ukuran proyeksi hingga 26 inci untuk membantu pengemudi memantau informasi berkendara tanpa terlalu sering mengalihkan pandangan dari jalan.
Untuk penumpang baris kedua, BYD M9 menawarkan captain seat dengan fitur kenyamanan seperti ventilasi, pijat, dan sandaran kaki. Fasilitas tersebut membuat perjalanan jauh terasa lebih santai, terutama ketika mobil digunakan sebagai kendaraan keluarga atau untuk kebutuhan eksekutif.
Fitur lainnya mencakup kulkas mini bawaan, meja lipat belakang, serta sistem audio imersif yang pada konfigurasi tertentu mendukung Dolby Atmos.
BYD juga membekali model ini dengan suspensi pintar DiSus-C yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan kestabilan kendaraan. Kombinasi fitur tersebut memperlihatkan bahwa BYD M9 tidak hanya mengandalkan elektrifikasi, tetapi juga pengalaman berkendara premium.
BYD M9 dan Denza D9, Apa Bedanya?
Kehadiran BYD M9 juga menarik jika dibandingkan dengan Denza D9, MPV premium yang berada dalam ekosistem merek BYD. Perbedaan mendasar keduanya terletak pada sistem penggerak yang ditawarkan. BYD M9 mengusung teknologi plug-in hybrid, sehingga memadukan mesin bensin dengan motor listrik. Sementara itu, Denza D9 tersedia dalam versi battery electric vehicle (BEV) atau mobil listrik murni, serta varian plug-in hybrid di pasar tertentu.
Bagi konsumen yang ingin merasakan berkendara dengan tenaga listrik tetapi tetap menginginkan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jauh, BYD M9 bisa menjadi pilihan menarik apabila dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Namun, keputusan memilih keduanya nantinya juga akan bergantung pada harga, kelengkapan fitur, layanan purnajual, dan spesifikasi yang ditawarkan untuk pasar domestik.

Berapa Harga BYD M9? Ini Gambaran Harga di China
Di pasar China, BYD Xia atau BYD M9 dilaporkan memiliki rentang harga sekitar 206.800–309.800 yuan. Jika dikonversikan secara kasar, nominal tersebut setara sekitar Rp485 juta hingga Rp702 juta, bergantung pada nilai tukar yang digunakan. Perlu dicatat, angka ini merupakan gambaran harga di negara asal, bukan estimasi harga jual resmi di Indonesia.
Apabila masuk ke Tanah Air, harga BYD M9 berpotensi mengalami penyesuaian akibat pajak, biaya impor, spesifikasi, strategi pemasaran, serta kebijakan distribusi yang diterapkan. Karena itu, konsumen sebaiknya tidak menjadikan konversi harga China sebagai patokan harga on the road (OTR) Indonesia.
Kapan BYD M9 Masuk Indonesia?
Potensi kehadiran BYD M9 di Indonesia tentu menarik perhatian, terutama di tengah persaingan MPV premium yang selama ini diisi sejumlah model bermesin konvensional maupun kendaraan elektrifikasi.
Namun, berdasarkan informasi yang menjadi acuan artikel ini, BYD M9 belum diumumkan secara resmi untuk penjualan di Indonesia. Informasi mengenai pendaftaran kendaraan di dalam negeri juga belum dapat dijadikan kepastian bahwa model tersebut akan segera dipasarkan.
Jika benar masuk ke pasar Indonesia, BYD M9 berpeluang menyasar konsumen yang menginginkan MPV berukuran besar dengan kabin mewah, fitur lengkap, dan fleksibilitas teknologi plug-in hybrid.
Meski demikian, harga resmi, jadwal peluncuran, spesifikasi lokal, serta ketersediaan layanan purnajual masih menjadi faktor yang perlu ditunggu.
Baca Juga: Perbedaan BYD M9 dengan Denza D9 di Indonesia, Mana yang Lebih Unggul?
Dengan kombinasi teknologi DM-i, baterai Blade, captain seat premium, dan jarak tempuh gabungan yang diklaim mencapai 1.060 km, BYD M9 memiliki modal untuk meramaikan segmen MPV mewah. Pertanyaan berikutnya, apakah BYD akan benar-benar membawa model ini ke Indonesia dan menjadikannya penantang serius bagi pemain yang sudah lebih dahulu hadir?