Cadillac Formula 1 Team Rekrut Pembalap Cadangan Ferrari

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Selasa, 13 Januari 2026
Cadillac Formula 1 Team Rekrut Pembalap Cadangan Ferrari

Zhou Guanyu saat menguji mobil balap Scuderia Ferrari.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Tim Cadillac Formula 1 mengonfirmasikan bahwa Zhou Guanyu telah bergabung sebagai Reserve Driver alias pembalap cadangan untuk debut perdana tim tersebut di ajang Formula 1 pada musim 2026.

Pembalap kelahiran Shanghai ini akan melengkapi jajaran pembalap berbakat Cadillac, bergabung dengan Valtteri Bottas dan Sergio "Checo" Perez sebagai pembalap utama. Serta ada Colton Herta yang menjabat sebagai pembalap penguji sekaligus berkompetisi di Formula 2 bersama Hitech.

Zhou Guanyu, yang merupakan pembalap F1 pertama dan satu-satunya dari Tiongkok, membawa segudang pengalaman berharga bagi Cadillac.

Baca Juga: Will Courtenay Mulai Bekerja di McLaren Sebagai Direktur Olahraga

Karier F1-nya mencakup 68 balapan yang dimulai pada tahun 2022 bersama Alfa Romeo, di mana ia langsung mencetak poin pada balapan debutnya di Grand Prix Bahrain.

Setelah membela Alfa Romeo dan Kick Sauber hingga tahun 2024, Zhou dikenal luas sebagai pemain tim yang pekerja keras dan memiliki kecepatan yang konsisten di lintasan.

Keunggulan teknis Zhou juga didukung oleh pengalamannya bersama Scuderia Ferrari pada tahun 2025 sebagai pembalap cadangan. Hal ini menjadi aset krusial bagi Cadillac, mengingat Ferrari akan menjadi pemasok unit daya (power unit) dan girboks untuk tim asal Amerika Serikat tersebut pada 2026.

Zhou Guanyu

Selama di Ferrari, Zhou terlibat aktif dalam berbagai program simulator, operasional di sisi lintasan, serta pengujian mobil generasi sebelumnya (Testing of Previous Cars), yang memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem mekanis yang akan digunakan Cadillac nantinya.

Dalam pernyataan resminya, Zhou mengungkapkan kegembiraannya bergabung dengan proyek yang ia sebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Formula 1.

"Bergabung dengan tim ini terasa seperti kembali ke keluarga, karena saya telah bekerja dengan Graeme Lowdon dan Valtteri Bottas selama bertahun-tahun. Dengan pengalaman terbaru saya dalam pengembangan mobil baik di dalam maupun luar lintasan, saya yakin dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi Cadillac," ujar pembalap berusia 26 tahun tersebut.

Graeme Lowdon, selaku Prinsipal Tim Cadillac Formula 1, menegaskan bahwa pemilihan Zhou dilakukan melalui proses seleksi yang sangat ketat.

Baca Juga: Isack Hadjar Siap Sebagai Pembalap Red Bull Racing dan Rekan Max Verstappen

"Kami menginginkan kandidat yang memiliki pengalaman berkendara F1 terbaru, siap bekerja keras, dan memahami tantangan pengembangan mobil sepanjang musim. Zhou memenuhi semua kriteria tersebut dengan sempurna. Ia akan menjadi aset besar bagi kami saat mulai balapan pada 2026," tegas Lowdon.

CEO Cadillac Formula 1 Team Holdings, Dan Towriss, turut menyambut positif kehadiran Zhou sebagai pelengkap line-up tim. Dengan komposisi Bottas dan Perez yang berpengalaman, didukung oleh Zhou serta bakat muda seperti Colton Herta, Cadillac optimis menatap debut mereka.

Towriss menyebutkan, "jajaran ini sebagai kelompok yang lapar akan kemenangan, cepat, dan kolaboratif untuk mencapai ambisi besar Cadillac di panggung tertinggi balap motor dunia."

Sinergi antara Cadillac dan Scuderia Ferrari merupakan salah satu kemitraan teknis yang paling diperhatikan di paddock. Cadillac akan menggunakan unit daya (power unit) dan girboks buatan Maranello, yang telah terbukti keandalannya dalam sejarah F1.

Kolaborasi ini memberikan jalan pintas bagi Cadillac untuk langsung kompetitif tanpa harus membangun mesin dari nol, yang merupakan tantangan teknis dan finansial yang sangat besar, terutama dengan adanya regulasi mesin baru yang akan diterapkan mulai tahun 2026.

Tags:

#F1 2026 #Zhou Guanyu #Cadillac F1 #Cadillac Formula 1

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan