Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cegah Penularan Covid-19, Ini 10 Jalan di DKI Jakarta dengan Pembatasan Mobilitas

Selasa, 22 Juni 2021
Cegah Penularan Covid-19, Ini 10 Jalan di DKI Jakarta dengan Pembatasan Mobilitas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dalam rangka menekan laju penularan Covid-19, Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI akan melakukan pembatasan mobilitas di 10 titik jalan di Jakarta. Pembatasan dimulai pada Senin (21/06) mulai pukul 21.00 sampai pukul 04.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dalam jumpa pers menuturkan, di Jakarta kemarin ada 5.582 positif aktif. "Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit di Jakarta sudah mendekati 80 persen, sekitar 20 persen lagi," kata Yusri Yunus.

Baca juga: Ini Titik Penyekatan Di Wilayah Polda Jawa Barat

Titik-titik pembatasan ada di wilayah Bulungan, Kemang, Gunawarman dan Senopati, Sabang, Cikini Raya, Jalan Asia Afrika, BKT, Kawasan Kota Tua, Boulevard Kelapa Gading, dan PIK.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pembatasan ini bersifat situasional. Jika terlihat sudah kondusif, maka pembatasan kemungkinan akan bergeser ke wilayah lain.

Sambodo mengatakan, meski ada pembatasan, ada pengecualian yang dilakukan. Dia juga mengatakan pembatasan ini bersifat situasional. Jika dinilai sudah kondusif, ada kemungkinan pembatasan ini bergeser ke wilayah lain.

Sambodo menuturkan, ada beberapa pengecualian yang boleh melintas, pertama penghuni yang tinggal di ruas jalan. Kemudian yang kedua berkaitan dengan kesehatan seperti ambulance, apotek, rumah sakit, boleh melintas.

Baca Juga: Cegah Masyarakat Mudik, Polri Akan Lakukan Penyekatan Di 333 Titik

"Kalau di ruas jalan ada hotel maka tamu hotel maupun yang mau ke hotel masih diperbolehkan," tambahnya. Keempat menurut Sambodo mobilitas keadaan darurat, seperti pemadam kebakaran, kepolisan, TNI-Polri.

Berikut titik-titik pembatasan mobilitas di Jakarta:

  1. Kawasan Bulungan, Jakarta Selatan dimulai dari trafic light Bulungan dibelakang Gedung Kejaksaan Agung hingga Bundaran Bulungan sampai dengan Jalan Mahakam.

  2. Kawasan Kemang, Jakarta Selatan dimulai dari pertigaan Restoran Kem Chik, kemudian depan apartemen Kemang hingga perempatan Mc Donald's dan sampai Jalan Benda.

  3. Kawasan Jalan Gunawarman, Jalan Suryo, dan SCBD, Jakarta Selatan. Dimulai dari Jalan Gunawarman mulai dari depan KFC sampai ke pertigaan Apotek Senopati kemudian, lurus ke Santa, Blok S.

  4. Kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

  5. Kawasan Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat mulai Jalan Cikini hingga Jalan Raden Saleh.

  6. Kawasan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat mulai dari trafic light Asia Afrika pertigaan Hotel Fairmont hingga depan peritagaan Jalan Pakubuwono Universitas Moestopo, serta pertigaan Senayan City.

  7. Kawasan Jalan Banjir Kanal Timur (BKT) di Jakarta Timur.

  8. Kawasan Kota tua mulai dari Jalan Hayam Wuruk hingga Kunir Stasiun Beos.

  9. Kawasan Jalan Boulevard Kelapa Gading mulai dari Jalan Perintis Kemerdekaan.

  10. Kawasan Jalan Pantai Indah Kapuk (PIK), yakni PIK Dua setelah melewati jembatan kawasan PIK Dua.

Tags:

#Pembatasan Mobilitas #Covid-19
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan