Cepat Atau Lambat, Jeep Tidak Lagi Andalkan Mesin V8

Cepat atau Lambat, Jeep Tidak Lagi Andalkan Mesin V8

KabarOto.com – Jeep memutuskan untuk tidak lagi menggunakan mesin V8 yang identik dengan line up produknya. Menurut CEO Jeep, Christian Meunir menjelaskan bahwa keputusan ini cepat atau lambat akan dilakukan pihaknya.

“Dalam jangka panjang pasti ini akan terjadi. Untuk jangka menengah, kami ingin melindungi mesin V8 yang memiliki performa yang luar biasa. Beberapa wilayah masih sangat menginginkan mesin ini, kami mencoba yang terbaik,” jelas Meunir.

Baca juga: Jeep Grand Cherokee 4xe Plug-in Hybrid, Lanjutkan Visi Utama

Dirinya menambahkan bahwa pihaknya belum memutuskan kapan mesin V8 benar-benar tidak lagi digunakan.

“Saya menyukai mesin V8, namun saya lebih menyukai elektrifikasi. Kendaraan elektrifikasi memberikan kami kesempatan untuk mendapatkan performa yang lebih baik dengan cara yang lebih baik,” lanjut Meunir.

Baca juga: Jeep Wrangler Xtreme Recon Package, Klaim Andal Di Off-Road

Terkait kendaraan elektrifikasi, pabrikan asal Amerika Serikat telah menjual Jeep Wrangler 4xE yang dibekali mesin 4 silinder turbocharger berkapasitas 2.000 cc yang dipadukan dengan dua motor listrik.

Jeep Wrangler 4xE diklaim dapat menempuh jarak hingga 40 km tanpa menggunakan bahan bakar bensin. Meskipun kendaraan hybrid, mobil ini memiliki kemampuan off-road seperti kendaraan dengan bahan bakar bensin.