Corvette Mid-Engine Gunakan Rotor Pesawat

Corvette Mid-Engine Gunakan Rotor Pesawat Corvette Mid-Engine Terbaru (Carscoops)

KabarOto.com - Pabrikan mobil Corvette melaju cepat setelah merilis beberapa gambar CAD dari Mid-Enginenya, Desember lalu. Meski demikian, penggemarnya harus bersabar karena mobil super ini tak diluncurkan saat gelaran North American International Auto Show 2018, pada 14-29 Januari.

Dikutip Carscoops, Sabtu (13/1/2018), model C8 ini kemungkinan hadir di Detroit meski tidak akan diluncurkan tahun depan. Hal ini dikarenakan Corvette baru-baru ini telah meluncurkan versi ZR1.

Ada satu hal yang pasti tak membuat penggemar kecewa karena Corvette C8 akan menggunakan mesin versi upgrade 6.2 liter LT1 V8 milik pabrikan.

Baca Juga: Gazoo Racing GR Super Sport Jadi Pesaing Mercedes dan Aston Martin

Mesin itu menghasilkan tenaga 600 hp (447 kW) berkat rasio kompresi yang lebih tinggi dan knalpot besar. Sedangkan versi mesin lainnya diperkirakan ditambahkan ke lineup setelah peluncuran C8.

Pabrikan juga dilaporkan tertarik menggunakan rotor pesawat datar V8 seperti yang dipakai Ford Mustang Shelby GT350.

Yang lebih menarik lagi, varian range-topping akan membuat model ZR1 terlihat lemah. Karena model ini akan menggunakan mesin V8 twin-turbo yang menggerakkan roda belakang serta motor listrik sebagai penggerak roda depan.

Dengan setingan seperti itu akan memberikan model ini all-wheel drive dan dapat menghasilkan tenaga 1.000 ho (745 kW).

Sementara transmisi manual yang menjadi ciri khas Corvette tidak digunakan C8, karena akan menggunakan kopling otomatis tujuh percepatan dengan shifter dayung.

Walaupun dianggap akan mengganggu sejumlah penggemarnya, tapi DCT menawarkan sejumlah keuntungan termasuk peningkatan akselerasi.

Saat ini GM masih fokus pada konstruksi ringan karena mobil tersebut menggunakan sassis rangka ruang alumunium hydroformed serta komponen ringan seperti serat karbon dan magnesium.

Untuk rem menggunakan campuran karbon-keramik dan pegas dari fiberglass ringan. Harga Corvette Mid-Engine ini ditawarkan 70.000 dolar atau sekitar Rp935 juta .

Berita Terkait

Berita Terkait