Covid-19 Masih Mengancam, Hino Hadirkan Kendaraan Untuk Cegah Penularan

Covid-19 Masih Mengancam, Hino Hadirkan Kendaraan untuk Cegah Penularan Hino FC Bus dengan aplikasi Mobile Polymerase Chain Reaction (PCR) Lab.

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 yang msih mengancam Indonesia, membuat pabrikan otomotif di Indonesia mencari cara memasarkan produk-produknya. Salah satunya membuat kendaraan yang mendukung pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Selain itu juga kendaraan yang berguna untuk mendukung tenaga medis dalam merawat pasien Covid-19.

Salah satunya adalah pabrikan otomotif Hino, produsen bus dan truk itu memperkenalkan 4 bus, yang disulap menjadi kendaraan pendukung tenaga medis dan kendaraan sosial distancing. Kendaraan yang dimaksud adalah Hino Bus R260 yang diubah oleh PO Sumber Alam menjadi Bio Smart & Safe Bus. Ada juga Hino FC Bus dengan aplikasi Mobile Polymerase Chain Reaction (PCR) Lab.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Konsumen, Hino Tingkatkan Fasilitas 3S Pada Dilernya Di Kalimantan

Hino Flexicab Microbus dengan bodi ambulans

Dua produk yang diluncurkan, Selasa (16/02) adalah Hino Flexicab Microbus dengan bodi ambulans dan mobile PCR Lab.

Santiko Wardoyo, Chief Operating Officer (COO) Director Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) mengatakan, Hino sebagai pemain industri kendaraan komersial melihat, transformasi yang signifikan selama pandemik Covid-19.

Di antaranya prosedur pengoperasian baru juga memiliki ide yang belum pernah dijalankan sebelumnya. Gagasan tersebut dicetuskan dengan kendaraan-kendaraan yang diharapkan bisa membantu memerangi pandemik Covid-19.

Baca juga: Hino Beri Potongan Biaya Servis Truk Dan Pembelian Suku Cadang

Santiko juga memaparkan strategi bisnis di tahun 2021 ini. "Strategi pemasaran Hino 2021 tetap mengikuti perkembangan dari pemerintah," terangnya.

Karena, sektor transportasi kendaraan komersil sangat berkaitan dengan perkembangan perekonomian.

"Sekarang pertambangan masih bagus, itu jadi fokus. Cargo menjadi andalan, tetap kita melakukan pendekatan dari sudut itu," tutup Santiko.