Daihatsu Rocky Bermasalah Pada Dudukan Sokbreker, Lolos Pengecekan Akhir?

Daihatsu Rocky Bermasalah Pada Dudukan Sokbreker, Lolos Pengecekan Akhir? Daihatsu Rocky

KabarOto.com - PT Astra Daihatsu Motor mengumumkan recall untuk Daihatsu Rocky produksi 2021, karena terjadi masalah pada dudukan sok sokbreker depan. Kejadian bermula saat konsumennya merasakan tidak nyaman saat melintasi jalan rusak, dan terdengar bunyi duk-duk.

Setelah dilakukan pengecekkan, ternyata terjadi masalah pada pengelasan yang ditentukan sebanyak 14 titik. Dan masalah itu berpotensi membuat sokbreker lepas. Lalu kenapa produk ini bisa lepas dari pengawasan pabrik, seharusnya sebelum dilempar ke konsumen dilakukan pengecekan kembali atau quality control (QC).

Baca juga: Seberapa Laris Penjualan Daihatsu Rocky Sejak 5 Bulan Diluncurkan?

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, sebelum dikirim ke konsumen, pihak Daihatsu sudah memeriksa ulang semua bagian.

"Bahkan dari sebelum pembuatan juga sudah dicek sampai dengan sebelum pengiriman ke konsumen. Tidak ditemukan masalah tersebut. Dan kejadian hanya satu di Medan saja," ujar Bambang Supriyadi, hari ini (11/03). Namun, meski tidak banyak yang merasakan masalah ini, Daihatsu akan memeriksa ulang 9.378 unit Daiharsu Rocky yang sudah beredar.

Amelia Tjandra selaku Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor di waktu yang sama mengatakan, sebelum diproduksi, mobil sudah dilakukan pengetesan di pusat RnD dengan kondisi ekstrem. Dia mengatakan, di Indonesia kondisi jalan sangat beragam, jelek dan rusak, dan kemungkinan hal itu bisa terjadi kapan pun saat melintasi jalan rusak parah.

Baca Juga: Daihatsu Rocky Laris Manis, ADM Nyatakan Tidak Ganggu Sirion

Pengelasan di bagian tersebut, menurut Amel dilakukan dengan tenaga manusia, bukan dengan robot. karena bagian tersebut tidak bisa dijangkau dengan robot. Sehingga kemungkinan ada kesalahan titik pengelasan bisa terjadi.

"Titik las yang tadinya 14 kami tambah 11 menjadi 25 totalnya, agar kuat, Daihatsu sudah melakukan cek and ricek, dan kejadian ini mengajarkan Daihatsu agar lebih menjadi lebih ahli dalam mendesain, terutama melakukan pengelasan," tambah Amelia Tjandra.

Mulai hari ini, Daihatsu akan menghubungi konsumen di seluruh Indonesia, untuk mengikuti program recall ini. Dan untuk melakukan perbaikan, dibutuhkan waktu sampai dengan 10 jam.