Daihatsu Rocky Laris Manis, ADM Nyatakan Tidak Ganggu Sirion

Daihatsu Rocky Laris Manis, ADM Nyatakan Tidak Ganggu Sirion Daihatsu Rocky 1.000 cc

KabarOto.com - Daihatsu Rocky, menjadi salah satu andalan Astra Daihatsu Motor dalam menjual mobil-mobil unggulannya. Daihatsu Rocky 1.000 cc yang meluncur pertengahan 2021 diklaim cukup laris, ADM mengklaim angka 1.000 unit telah dipesan oleh konsumen.

Bahkan Perusahaan yang bermarkas di Sunter, Jakarta Utara ini pun telah menghadirkan Rocky 1.200 cc dengan mesin yang lebih besar. Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menjelaskan, Rocky di pasar otomotif Indonesia mendapat sambutan positif.

Baca juga: Daihatsu Rocky 1.2 Sudah Bisa Dipesan, Ini Harga Setelah Dipotong PPnBM

"Penjualan dalam dua bulan Daihatsu Rocky secara retail sebanyak 808 unit. Sampai Mei lalu, Rocky 1.000cc masih yang terbanyak, karena 1.200 cc belum launching. Komposisi retail-nya 90% yang 1.000 cc," terangnya dalam jumpa pers virtual, belum lama ini.

Hendrayadi juga memaparkan, secara detail Daihatsu Rocky untuk mesin 1.000 cc terjual sebanyak 505 unit, dan 1.200 cc sebanyak 333 unit. Lalu apakah kedua varian Rocky ini akan menggangu penjualan Sirion? Pria berkacamata ini mengaku tidak berpengaruh.

"Kalau mencari segmen pasar, memang benar saling bersinggungan. Tapi sangat kecil hanya 10 persen," tambahnya. Meski harganya tidak terpaut jauh, di angka Rp 200 jutaan, namun dia kembali memastikan tidak akan memakan konsumen Sirion.

Karena, segmen keduanya beda, meski sama-sama menampung 5 penumpang, Daihatsu Rocky ada di segmen SUV dan Sirion di segmen city car. Karakternya berbeda, sehingga segmen juga berbeda .

Baca juga: Daihatsu Rocky 1.2 Pakai Mesin 3 Silinder, ADM Klaim Lebih Baik

Dia juga menambahkan, untuk mengubah segmentasi, tidak segampang yang dilihat, menurutnya belum tentu yang sukacitycar pindah ke SUV. "Konsumen penggemar citycar belum tentu pindah ke SUV atau sebaliknya, tidak semudah itu," tutup Hendrayadi.