Daimler Truck Gandeng Quantum Systems Kembangkan Drone Militer

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Rabu, 18 Maret 2026
Daimler Truck Gandeng Quantum Systems Kembangkan Drone Militer

Daimler Truck untuk operasional militer

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Raksasa otomotif dunia, Daimler Truck, secara resmi mengumumkan langkah strategis baru dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama perusahaan teknologi Jerman, Quantum Systems.

Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan sistem udara dan darat tak berawak (unmanned systems) untuk mendukung operasi pertahanan.

Langkah ini menandai pergeseran penting bagi Daimler Truck yang kini tidak hanya memproduksi kendaraan komersial, tetapi juga merambah ke ekosistem intelijen militer berbasis kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: Bosch FCPM C100, Solusi Bus Kota Ramah Lingkungan di Berlin 2026

Inti dari kerja sama ini adalah integrasi kendaraan Daimler Truck ke dalam platform perangkat lunak bernama MOSAIC milik Quantum Systems.

Merambah ke ekosistem intelijen militer berbasis kecerdasan buatan

Melalui MOSAIC, informasi yang dikumpulkan oleh drone di udara dan sistem sensor di darat dapat disatukan secara real-time. Integrasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran operasional yang lebih komprehensif di medan tempur, sehingga mampu meningkatkan perlindungan bagi personel militer yang terlibat melalui data yang lebih akurat dan terintegrasi.

Salah satu bukti nyata dari terobosan ini telah dipamerkan pada konferensi spesialis militer Log.Net 2026 di Koblenz, Jerman.

Dalam ajang tersebut, sebuah truk Mercedes-Benz Arocs diperlihatkan telah terintegrasi sepenuhnya dengan sistem MOSAIC.

Daniel Zittel, Head of Defence Sales Daimler Truck AG, menjelaskan bahwa integrasi ini memungkinkan truk untuk terhubung secara mulus dengan sistem udara tak berawak, sekaligus menjadi batu loncatan dalam pengembangan truk menjadi platform kendaraan semi-otonom dan nirawak.

Daimler Truck sebagai pelopor dalam modernisasi alutsista darat

Strategi pertahanan Daimler Truck kini bertumpu pada kolaborasi dengan mitra teknologi khusus dan perusahaan startup. Sebagai produsen kendaraan komersial terbesar, Daimler Truck memiliki keunggulan dalam memproduksi solusi kendaraan militer dalam skala besar.

Dengan menggabungkan keahlian manufaktur mereka dengan inovasi teknologi dari mitra seperti Quantum Systems, Daimler berharap dapat menghadirkan kendaraan tak berawak dengan skalabilitas industri yang mumpuni di masa depan.

Baca Juga: Wuling Mitra EV Minibus Jadi Andalan Layanan Sosial dan Kesehatan Bagi Masyarakat

Lebih dari sekadar kolaborasi operasional, kemitraan ini memiliki signifikansi strategis bagi kedaulatan teknologi Eropa. Dengan memperkuat kemampuan otomotif, otonomi, dan AI, kedua perusahaan ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan teknologi dari luar kawasan.

Hal ini juga bertujuan memperluas rantai pasokan yang tangguh untuk kebutuhan keamanan dan manufaktur pertahanan di Jerman dan Uni Eropa secara keseluruhan.

Terobosan ini menegaskan posisi Daimler Truck sebagai pelopor dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) darat.

Penggunaan drone yang terhubung langsung dengan truk logistik akan mengubah cara operasi militer dilakukan, di mana pengawasan udara dan transportasi darat bekerja dalam satu ekosistem digital yang kohesif.

Inovasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat sisi pertahanan, tetapi juga menjadi standar baru dalam efisiensi logistik militer di masa depan.

Tags:

#Daimler Truck Holding AG #Truk Militer #Alutsista #Quantum Systems

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan