Darius Dan Donna Alami AMS Saat Riding Di Ketinggian 4000 Meter Himalaya

Darius dan Donna Alami AMS Saat Riding di Ketinggian 4000 Meter Himalaya medan yang berat tak membuat kedua selebritis ini urungkan niat riding di Himalaya.

KabarOto.com - Pasangan selebritis Darius Sinatria dan Donna Agnesia menceritakan serunya berpetualang ke pegunungan Himalaya di India bersama tim Himalayan Ridge . Selama perjalanan ribuan kilometer, keduanya merasakan pengalaman berbeda dari sebelumnya. Salah satunya medan berat serta suhu udara dingin.

Hal itu tidak membuat Darius dan istrinya merasakan gundah dan menyerah, justru mereka tertantang dengan kondisi perjalanan. Darius menceritakan, tim Himalayan Ridge sempat menerima tekanan altitude sickness, atau Acute Mountain Sickness (AMS) saat melintasi Himalaya di ketinggian 4.200 Meter sampai 4.700 meter. Rasa itu memberikan tekanan kuat pada saraf-saraf di leher dan kepala, sehingga menimbulkan rasa sakit.

Baca Juga: Cerita Donna Agnesia Dan Darius Touring Sejauh 380 Km Di India

Perjalanan Donna Agnesia dan Darius Sinatrya di Himalayan.

"Hari itu kami harus naik dari ketinggian 3.000 Meter di Distrik Keylong menuju kawasan gersang tanpa kehidupan di Sarchu pada ketinggian lebih dari 4.000 meter," terangnya di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Jarak pendek dengan ketinggian yang ekstrim ini, menurut Darius membuat gejala altitude sickness tidak bisa dihindari. "Apalagi kami perlu bermalam di ketinggian 4.200 meter," tambahnya.

Menurut Darius, tim Himalayan Ridge tetap mampu melanjutkan perjalanan hingga mencapai jalan raya tertinggi di dunia, 5.359 meter dari dasar permukaan laut, di Khardung La Gompa, Leh Ladakh, Jammu dan Kashmir, India.

Ketinggian 3.000 meter di Distrik Keylong menuju kawasan gersang tanpa kehidupan

Selain berpetualang di gunung tertinggi Asia itu, perjalanan pasangan selebriti ini pun memiliki misi sosial, Darius bersama Top 1 membuka donasi di platform kitabisa.com yang saat ini sudah terkumpul Rp 100.000.000 untuk pembangunan gedung sekolah PAUD di NTT dan akan berakhir 15 hari lagi.

Baca Juga: Cerita IOX Menguji Royal Enfield Himalayan Di Indonesia Timur

“Kebaikan tanpa batas sampai Himalaya merupakan salah satu aksi Top 1 untuk membantu Anak Indonesia memiliki gedung sekolah yang layak," terang Andry Lee Direktur Sales & Marketing Top 1. Dengan tantangan kondisi perjalanan Himalaya yang esktrim Top 1 menggabungkan 2 hal penting dalam perjalanan ini yaitu uji performa oli Top 1 Evolution dan aksi kebaikan tanpa batas dalam membantu pembangunan sekolah PAUD Mentari di NTT.