Denza D9 Terbaru Berpeluang Punya Kapasitas Baterai Lebih Besar

Pradia Eggi
Pradia Eggi
Sabtu, 02 Mei 2026
Denza D9 Terbaru Berpeluang Punya Kapasitas Baterai Lebih Besar

Denza D9 di Tiongkok tersedia versi PHEV. (Foto: BYD)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali memperkenalkan arsitektur powertrain terintegrasi terbarunya. Teknologi ini kini resmi memasuki tahap produksi massal dan pertama kali diterapkan pada Denza D9 model 2026.

Salah satu perubahan paling mencolok terletak pada desain ulang sistem knalpot dan tata letak sasis.

Platform Heyuan Bawa Pembaruan untuk Denza D9

Melalui platform anyar bernama Heyuan, BYD memindahkan komponen peredam knalpot dari posisi konvensional di bagian belakang kendaraan ke ruang mesin depan.

Langkah menghasilkan efek berantai pada konfigurasi kendaraan. Bagian belakangnya kini bebas dari komponen knalpot, ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

BYD memanfaatkan perubahan ini untuk memposisikan baterai lebih ke tengah kendaraan, sehingga distribusi bobot menjadi lebih seimbang sekaligus membuka ruang tambahan di kabin belakang dan bagasi.

Bagian belakang platform Heyuan yang memiliki tambahan ruang kompartemen.

Pada Denza D9, penerapan platform ini menghasilkan peningkatan pada kapasitas ruang. Ada tambahan kompartemen penyimpanan tersembunyi sebesar 126 liter di bagian belakang, sehingga total kapasitas bagasi mencapai 882 liter. Efisiensi ini didapatkan tanpa perlu mengubah dimensi keseluruhan kendaraan.

Baca Juga: Merek BYD M9 Sudah Terdaftar, Bakal Jadi Opsi Terjangkau Dari Denza D9

Tak hanya soal tata letak fisik, platform Heyuan juga menjadi bagian dari evolusi sistem hibrida BYD. Pendekatan ini menuju pengembangan yang lebih modern, yakni menggabungkan optimalisasi perangkat keras dengan kendali berbasis perangkat lunak.

Sistem terbaru ini telah dilengkapi dengan kontrol daya terintegrasi, serta kemampuan dengan teknologi pengisian cepat. Artinya, fokus pengembangan tak hanya efisiensi bahan bakar atau performa mesin, tetapi juga pada manajemen energi secara menyeluruh.

Platform Heyuan untuk Denza D9 Terbaru.

Perlu dicatat, platform Heyuan dan sistem DM 5.0 memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Jika DM 5.0 berperan sebagai sistem penggerak hibrida plug-in yang mengatur kerja mesin, motor listrik, dan baterai, maka Heyuan lebih berfokus pada struktur fisik kendaraan, termasuk penempatan komponen dan efisiensi ruang.

Namun demikian, pendekatan ini bukan tanpa tantangan. Integrasi sistem pembuangan ke dalam ruang mesin menuntut pengembangan teknis yang lebih matang, terutama dalam hal pengelolaan panas, tekanan balik gas buang, serta aspek kebisingan dan getaran.

Proses pengembangannya disebut memakan waktu bertahun-tahun, diklaim dengan serangkaian pengujian.

Baca Juga: Kramat Motor Rombak Denza D9 Bergaya Kabin Business Class, Modifikasinya Mulai dari Rp6 Juta

Nuansa kabin baris dua Denza D9 2026.

Denza D9 Hybrid dengan Baterai Lebih Besar

Di sisi lain, perubahan tata letak ini juga membuka peluang untuk penggunaan baterai berkapasitas lebih besar. Denza D9 di Tiongkok sendiri kini dibekali baterai plug-in hybrid berkapasitas 66,48 kWh, bahkan secara konsep dapat mengakomodasi baterai di atas 100 kWh pada konfigurasi tertentu.

Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada peningkatan jarak tempuh mode listrik murni, khususnya pada kendaraan berukuran besar seperti MPV.

Denza D9 generasi terbaru menjadi model pertama yang mengadopsi platform Heyuan dalam skala produksi massal.

Baca Juga: Aion E9 PHEV, Calon Pesaing Toyota Alphard dan Denza D9!

Tags:

#Denza D9 #BYD Denza #Denza D9 2026

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan