Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Desain Sayap Depan McLaren MCL35 Memaksimalkan Downforce

Senin, 17 Februari 2020
Desain Sayap Depan McLaren MCL35 Memaksimalkan Downforce

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - McLaren berhasil menorehkan hasil positif pada musim 2019, tetapi akankah mobil barunya memungkinkan mereka untuk berjuang lebih tinggi tahun ini?

McLaren kembali kompetitif musim lalu setelah musim 2018 yang menyedihkan. Berimbas dengan pergantian mesin dari Honda ke Renault pada akhir 2018, karena tak kunjung mendapatkan performa yang diharapkan.

Jadi bagaimana MCL35 2020 mampu membangun kesuksesan seperti musim lalu?

Desain dan setting yang berbeda dari mesin Honda dan Renault tersebut membuat McLaren tersandung, diperburuk dengan aerodinamika yang kurang maksimal.

Diketahui, pusat kelemahannya karena jarak antar poros depan dan sidepod yang terlalu pendek.

Baca juga: Wah! GP F1 Tiongkok Ditunda Akibat Wabah Virus Corona

Sehingga membuat lajunya tertinggal dari tim lain saat balapan, seperti Mercedes, Ferrari hingga Red Bull. Dengan MCL35, McLaren mencoba untuk menyempurnakan aerodinamik yang lebih baik demi mendapatkan downforce maksimal.

Dengan sayap depan model desain yang baru, mobil baru ini tampaknya mengejar filosofi yang lebih agresif. Jenis sayap ini dan aliran yang disiratkannya cenderung memberikan downforce maksimal yang lebih besar, tetapi kabarnya jadi lebih sulit untuk dikendalikan.

Tetapi baik Red Bull dan Mercedes, tahun lalu menunjukkan kemungkinan untuk mendapatkan kontrol yang memadai, tim mekanik McLaren harus mengakses potensi downforce yang lebih besar dari desain sayap depan.

Akankah desain pertama Direktur Teknis baru James Key, memulai era baru tim untuk mempertahankan tag 'terbaik dari yang lain' mulai 2019? Kita lihat saja aksinya ketika pengujian pra-musim di Barcelona, Spanyol pada minggu depan.

Tags:

#F1 2020 #McLaren MCL35
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Benny Suryakusumah

Mulai bekerja sebagai jurnalis tahun 2000-2008 di majalah Audio Mobil, 2008-2011 bekerja di majalah otomotif tertua Indonesia Mobil Motor sebagai Jurnalis dan terakhir Editor, 2011-2015 di majalah Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group sebagai Editor. Kemudian 2016-2017 sebagai editor di website Drive & Hype. Terakhir 2018 hingga saat ini bekerja di KabarOto sebagai Editor Senior.
Show More

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan