Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Deteksi Penyakit Mobil dari Asap Knalpot, Begini Caranya

Senin, 16 Maret 2026
Deteksi Penyakit Mobil dari Asap Knalpot, Begini Caranya

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kesibukan terkadang membuat banyak orang tidak menyadari kondisi mobilnya. Itulah salah satu alasan mengapa servis berkala penting dilakukan secara rutin. Selain untuk menjaga performa kendaraan, servis berkala dapat mendeteksi potensi kerusakan mesin kendaraan sejak dini. Salah satu tanda awal yang sering diabaikan adalah perubahan pada asap knalpot.

Dari asap inilah, Sobat bisa mengenali apakah proses pembakaran berjalan normal atau justru ada indikasi masalah pada mesin kendaraan.

“Deteksi awal sanggup mengurangi risiko mobil mengalami kendala hingga sampai merogoh kocek dalam untuk perbaikan mobil. Terkait deteksi dini kerusakan mesin, pengguna bisa melakukannya dengan memperhatikan dan mengenali warna gas buang pada knalpot mobil saat mesin pertama dinyalakan di rumah,” jelas Shendy Andhika dari Curb Motorsport.

Selain itu, asap knalpot sering kali dijadikan tolok ukur untuk menilai kondisi mesin kendaraan. Warna asap sebenarnya bisa menjadi 'bahasa' yang menunjukkan kondisi mesin.

Baca Juga: Visibilitas Salah Satu Kunci Mudik Lebaran Aman dari Kecelakaan, Ini Tipsnya

"Teorinya sederhana saja, mobil yang sehat seharusnya tidak mengeluarkan asap berwarna, artinya proses pembakaran bahan bakar berlangsung sempurna. Namun, anggapan itu tidak selalu benar. Mobil yang knalpotnya tampak bersih belum tentu menghasilkan emisi yang baik,” ujarnya.

Bisa saja di dalam gas buangnya masih terkandung polutan berbahaya seperti karbon monoksida (CO) atau nitrogen oksida (NOx) akibat adanya gangguan pada sistem mesin.

“Karena itu, saat ini uji emisi menjadi cara paling akurat untuk mengetahui apakah kendaraan benar-benar ramah lingkungan atau hanya terlihat sehat dari luar," bebernya.

Pada mesin dengan bahan bakar bensin, normalnya asap yang keluar tidak terlihat. Lazimnya hanya keluar air sedikit dan asap putih tipis karena pengembunan di pagi hari. Seiring meningkatnya suhu kerja mesin, air dan asap putih tipis tersebut akan hilang. Berikut penjelasan arti dari masing-masing warna asap yang keluar dari knalpot mobil.

"Jika asap knalpot putih tebal, berarti ada kendala dalam sistem pembakaran mesin. Umumnya diakibatkan oleh oli yang masuk ke ruang pembakaran mesin dan ikut terbakar. Ring piston yang sudah aus, baik karena usia atau karena faktor lupa ganti oli, menjadi sumber masalah utama," pungkas Shendy.

Sedangkan untuk mesin diesel, asap putih pekat dari knalpot bisa jadi tanda sistem pembakaran tidak bekerja maksimal. Jumlah solar di ruang bakar terlalu banyak sehingga tidak dibakar sempurna. Penyebabnya adalah masalah pada setting pompa BBM atau sistem injeksi.

Baca Juga: Mudik Lebaran Pakai Motor? Ini Tips dari Instruktur Safety Riding

Asap warna abu-abu menurutnya bisa menandakan katup Positive Crankcase Ventilation (PCV) macet. Fungsi katup PCV adalah untuk mengontrol jumlah uap dan gas yang masuk dari ruang mesin ke intake manifold.

Pada mobil diesel masih dianggap normal meskipun ada ambang batasnya, khususnya kalau terlalu pekat. Namun untuk mobil bensin, asap hitam sudah pasti sebagai tanda pembakaran tidak sempurna. Problem lain yang mengikuti adalah konsumsi bensin boros dan tarikan berat. Biasanya, diiringi oleh mobil yang boros bensin dan tarikan berat, serta gejala knocking atau 'ngelitik'.

Sobat juga harus mengecek kondisi filter udara dan komponen lainnya yang berhubungan dengan sistem pembakaran seperti sensor, fuel pressure regulator, filter bensin, dan injektor bahan bakar.

Tags:

#Penyebab Asap Knalpot #Tips Mobil #Tips Mobil Bekas
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan