KabarOto.com - Tak dipungkiri jika perdebatan di jalan raya sering kali berujung saling menyalahkan, terutama saat melibatkan insiden kecelakaan tertentu antar kendaraan.
Baca Juga: Spacer dan Adaptor Pelek, Ternyata Banyak Fungsinya
Daftar Isi
Bukti Kuat
Daftar Isi
Keberadaan saksi serta bukti yang kuat menjadi satu-satunya solusi kunci permasalahan dapat diselesaikan secara benar, terlebih saat ada insiden seperti tabrak lari.
Karena itu demi mengantisipasi kejadian di jalan dan punya bukti kuat, Sobat dapat melengkapi mobil kesayangan dengan aksesori tambahan seperti dashborad camera atau dashcam. Beberapa APM atau Agen Pemegang Merek kini menyediakan dashcam sebagai aksesori resmi yang dapat dibeli di diler-diler resmi.
Dengan adanya kamera dasbor maka semua kejadian saat berkendara dapat terekam. Terlebih saat menghadapi kecelakaan atau saat menghadapi oknum yang mencoba tipu-tipu di jalan dengan berpura-pura sebagai korban tabrak lari.
Baca Juga: Modifikasi EGR pada Mesin Diesel Common Rail, Ini Kata Ahlinya
Fungsi CCTV
Cara kerja perangkat ini mirip CCTV sebagai fitur keamanan tambahan ketika mengemudi. Hasil rekaman lantas disimpan dalam kartu memori, dengan catatan semakin besar kapasitas penyimpanan kartu memori tentunya semakin banyak dan panjang pula video yang terekam.
Dashcam mendapatkan tenaga langsung dari mobil, via adaptor yang disambungkan ke power outlet 12V di kendaraan kesayangan sehingga siap digunakan untuk merekam secara otomatis begitu mesin dinyalakan.
Posisi untuk menempatkan dashcam yakni di kaca depan dan dekat dengan spion tengah. Kamera biasanya dihadapkan ke arah kap mesin untuk merekam kejadian di depan pengemudi.
Sebaiknya saat memasang dashcam diposisikan pada tengah kaca depan agar bisa mengambil gambar lebih luas. Peletakan ini penting sebab umumnya dashcam dapat mengambil sudut gambar hingga 150 derajat.

