Spacer dan Adaptor Pelek, Ternyata Banyak Fungsinya

2 jam, 3 menit lalu
Spacer dan Adaptor Pelek, Ternyata Banyak Fungsinya

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Penggunaan spacer atau adaptor roda merupakan salah satu modifikasi paling umum di dunia otomotif, baik untuk mengejar estetika maupun performa kendaraan. Komponen berbentuk piringan logam yang dipasang di antara hub roda dan pelek ini dirancang untuk menggeser posisi pelek lebih keluar dari ruang roda (fender).

Meskipun sekilas terlihat mirip dan memiliki fungsi dasar yang serupa, keduanya memiliki perbedaan konstruksi dan peruntukan yang perlu dipahami oleh setiap pemilik kendaraan.

Baca Juga: 4 Blok Mesin Ninja 150 2 Tak, Mau Tenaga Nyaman Atau 'Meledak'

Menyesuaikan ET atau Offset

Fungsi utama dari pemasangan spacer maupun adaptor adalah untuk menyesuaikan nilai offset pelek (ET). Saat pelek aftermarket dipasang, tak jarang posisinya terlalu masuk ke dalam ruang fender sehingga mengurangi estetika kendaraan atau bahkan menyebabkan pelek dan ban bergesekan dengan komponen suspensi serta sistem pengereman,

ujar Herry Liu dari Bandar Per.

Menurutnya, dengan memasang komponen pengganjal ini, pelek terdorong keluar hingga rata dengan bibir fender (flush fitment), memberikan tampilan mobil yang jauh lebih proporsional, agresif, dan berisi.

Selain aspek visual, komponen ini juga berperan penting dalam meningkatkan stabilitas berkendara. Dengan menggeser posisi roda lebih ke luar, jarak antara roda kiri dan kanan (track width) secara otomatis bertambah lebar.

Track width yang lebih lebar memberikan pusat gravitasi yang lebih stabil, sehingga mengurangi gejala body roll saat mobil bermanuver di tikungan tajam pada kecepatan tinggi. Hal ini membuat pengendalian (handling) kendaraan terasa lebih mantap dan responsif,

bebernya.

Baca juga:

Macam Ragam Paket Detailing dan Harganya untuk Roda Dua Intip Yuk

Mengubah Tipe PCD

Khusus untuk adaptor roda, komponen ini memiliki fungsi tambahan yang sangat krusial, yaitu mengubah pola baut roda (PCD) dan jumlah baut. Jika Sobat ingin memasang pelek idaman yang memiliki pola PCD berbeda dengan hub bawaan mobil, seperti menggunakan pelek ber-PCD 5x114,3 pada mobil dengan hub 4x10, adaptor adalah solusi praktis tanpa perlu merusak atau memodifikasi hub aslinya. Adaptor dilengkapi dengan stud atau baut sendiri sehingga pelek baru dapat terpasang secara presisi dan aman.

Dari segi teknis dan keamanan, sangat disarankan untuk memilih tipe hub-centric dibandingkan lug-centric. Spacer atau adaptor tipe hub-centric memiliki cincin pemandu di bagian tengah yang pas dengan center bore mobil dan pelek. Konstruksi ini memastikan beban kendaraan terdistribusi merata ke poros hub, bukan hanya bertumpu pada baut roda. Hal ini mencegah timbulnya getaran pada lingkar kemudi saat mobil dipacu pada kecepatan tinggi serta meminimalkan risiko baut roda patah akibat tekanan berlebih,

tutupnya.

Kesimpulannya, spacer dan adaptor roda adalah solusi efektif untuk menyempurnakan penampilan serta karakter handling kendaraan. Namun, penggunaannya harus memperhitungkan ketebalan, kualitas bahan, dan kepresisian pemasangan secara cermat. Penggunaan bahan berkualitas tinggi seperti aluminium bilet seri 6061-T6 serta pemilihan tipe hub-centric sangat dianjurkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara dalam jangka panjang.

Tags:

#Tips Mobil #Pelek Mobil #Pilihan Pelek Mobil
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan