Gacha Mini Bus Listrik Dari Jepang Bisa Untuk Segala Cuaca

Gacha Mini Bus Listrik dari Jepang Bisa untuk Segala Cuaca Foto: Autoindustriya

KabarOto.com - Saat ini sudah ada mini bus yang menggunakan bahan bakar listrik. Transportasi ini siap di distribusikan ke kota-kota seluruh dunia. Muji, merek asal Jepang ini membuat mini bus mandiri yang bisa membawa penumpang dari titik A ke titik B tanpa ada campur tangan manusia.

Nah, say hello to Gacha Shuttle Bus. Kendaraan ini merupakan bus listrik mandiri pertama yang bisa mengatasi segala jenis kondisi pada cuaca. Dilansir dari Autoindustriya, Muji dengan mitranya Sensible 4, merupakan perusahaan spesialis teknologi self-driving, memiliki konsep baru dengan bus ini.

Gacha shuttle bus sudah resmi diluncurkan di Helsinki, Finlandia pada Maret 2019 ini. Tapi jadwal pengoperasian resmi bus otonom ini akan dimulai pada tahun 2020, setelah tahap pengujian terakhir di beberapa kota.

Baca juga: Generasi Akhir Mercedes-AMG S65 Hadir Dengan Mesin V12, Khusus Untuk Kolektor

Muji

Gacha Shuttle bus dibuat dengan konsep bus otonom yang bertujuan untuk mengubah cara orang berpergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Nah menurut mereka, sebagian besar kendaraan kebanyakan dimanfaatkan untuk berkeliling di iklim hangat dan suhu udara yang tidak terlalu panas.

Nah, dalam kondisi yang berbeda seperti hujan lebat, bahkan salju, Gacha shuttle bus memberikan jawaban untuk orang-orang yang tetap harus pergi dengan kondisi cuaca seburuk mungkin. Sepertinya bus ini memang dibutuhkan untuk wilayah atau tempat dengan empat musim ya.

Baca juga: Volkswagen Scirocco R Asal Kota Parahyangan Ini Targetkan Ubahan Drastis Di Mesin

Karena konsep Gacha Shuttle Bus dirancang dan dibangun yang mampu untuk menempuh semua jenis kondisi pada cuaca, bus ini tetap berjalan di tengah cuaca buruk. Hal ini sudah terbukti bahwa bus ini sangat berguna di Finlandia. Dimana bus dirancang di bawah kondisi yang dingin seperti cuaca di Arktik.

Ada hal positif lagi dengan adanya Gatcha shuttle bus. Walaupun transportasi ini ditujukan untuk orang-orang yang tinggal di kota, Muji mengatakan bahwa konsep Gacha bisa menjangkau daerah-daerah terpencil atau pedesaan, dimana penduduknya sebagian besar manula.

Muji

Untuk interiornya mini bus ini memiliki penampakan yang sama dengan bus kebanyakan, namun ukurannya jauh lebih kecil. Kapasitasnya mampu menampung hingga 10 penumpang duduk dan 6 penumpang berdiri. Kalau di Indonesia ukurannya mirip seperti angkot dengan ukuran yang lebih tinggi ya.

Didalam bus ini juga ada rel tangan di sekelilingya. Selain itu terdapat fitur display digital yang dapat menunjukkan rute bus saat ini. Sistem pencahayaannya dibuat secara ambient, sehingga membuat suasana didalam bus terasa lebih nyaman.

Karena bus otonom ini tidak menggunakan mesin diesel sebagai penggeraknya, sebagai gantinya Gacha menggunakan motor listrik 4WD. Motor listrik ini mampu memberikan kecepatan penghancuran bebas emisi 100 km dan kecepatan tertinggi 40 kpj secara otonom.

Jangan khawatir, baterainya bisa diisi ulang dengan cepat menggunakan fast charging system. Tapi Muji memberikan pilihan lain dengan menyediakan wireless recharging.