Gawat! BYD Shark 6 Kena Recall Massal Gara-Gara Ban Serep Bisa Copot Sendiri

Rabu, 23 September 2026
Gawat! BYD Shark 6 Kena Recall Massal Gara-Gara Ban Serep Bisa Copot Sendiri

BYD Shark 6 (Foto-foto: BYD)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Pasar otomotif Australia dihebohkan dengan pengumuman penarikan kembali (recall) massal pada model pikap plug-in hybrid (PHEV) andalan BYD, yaitu BYD Shark 6. Tidak tanggung-tanggung, seluruh populasi kendaraan ini yang berjumlah 32.009 unit terkena dampaknya dan wajib masuk bengkel.

Kampanye recall ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar bagi BYD di Australia. Seluruh varian Shark 6 yang dipasarkan di sana, mulai dari tipe Premium, Performance, hingga Dynamic, dipastikan masuk dalam daftar penarikan.

Baca Juga: BYD M9 Sudah Terdaftar di Indonesia, MPV PHEV Lebih Panjang dari Alphard

Penyebab Ban Serep BYD Shark 6 Bisa Terlepas

Masalah utama dari recall ini bermula dari risiko terlepasnya ban cadangan dari kolong mobil saat dikendarai. Hal ini tentu menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengemudi BYD Shark 6 maupun pengendara lain yang melaju di belakangnya.

BYD Shark 6 ban cadangan bisa terlepas

Penyebab dari masalah tersebut di antaranya:

  • Keausan Kabel Penopang: Terjadi keausan tidak wajar pada kabel yang menopang ban cadangan akibat gesekan terus-menerus selama mobil berjalan.
  • Kesalahan Pemasangan: Dipicu oleh pemasangan ban cadangan yang keliru dari pabrik atau saat perawatan.
  • Posisi Wadah Tidak Pas: Posisi tray atau wadah ban cadangan yang tidak tepat serta torsi pengencangan baut yang kurang memadai.

Solusi dan Instruksi Darurat dari BYD

Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebelum mobil diperbaiki, BYD mengeluarkan instruksi khusus bagi para pemilik pikap atau yang di Australia biasa disebut ute:

BYD menyediakan penggantian komponen gratis

  • Lepas Ban Serep Sementara: Konsumen disarankan untuk melepas ban cadangan dari dudukannya terlebih dahulu sampai perbaikan resmi dilakukan.
  • Perbaikan Gratis dan Cepat: BYD menyediakan penggantian komponen tanpa dipungut biaya (free of charge). Proses pengerjaannya diklaim sangat cepat, hanya memakan waktu sekitar 30 menit.
  • Pemberitahuan Resmi: Pemilik kendaraan akan dihubungi langsung melalui email dan aplikasi resmi BYD. Perusahaan juga menyediakan situs khusus bagi konsumen untuk memeriksa apakah unit mereka terdampak.

Baca Juga: BYD Automobile Jadi Merek Tiongkok Terlaris di Indonesia, Kini Tembus 5 Besar

Sebagai catatan, BYD Shark 6 sendiri merupakan kendaraan yang sangat populer di Australia berkat kombinasi kabin mewah, layar sentuh rotasi besar, tenaga mesin yang tangguh, kapasitas muatan 835 kg, serta kemampuan towing hingga 2.500 kg.

Tags:

#BYD Shark 6 PHEV #BYD Shark 6 #BYD Shark PHEV
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan