KabarOto.com - BYD membuat gebrakan di segmen pikap melalui kehadiran Shark. Model ini bukan hanya menjadi pikap pertama BYD, tetapi juga menandai keseriusan pabrikan asal Tiongkok tersebut dalam menantang pemain lama seperti Toyota Tacoma, Ford Ranger, dan Chevrolet Colorado.
Berbeda dari rivalnya, BYD Shark hadir dengan sistem plug-in hybrid (PHEV), meski tidak dibekali transfer case konvensional, konstruksi bodi ladder frame serta sistem penggerak semua roda tetap membuatnya mampu mengangkut dan menarik beban berat.
Secara keseluruhan, kabin Shark menawarkan ruang yang cukup lega untuk ukuran pikap menengah. Baris depan terasa lapang, sementara baris kedua tetap nyaman dengan lantai rata yang memberikan ruang kaki lebih luas. Penumpang belakang juga dimanjakan dengan ventilasi udara, port USB, serta soket listrik untuk kebutuhan perangkat elektronik.
Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Desain interior terinspirasi dari kokpit pesawat dengan tata letak tombol yang rapi. Layar sentuh berukuran 12,8 inci menjadi pusat kontrol, dengan fitur rotasi horizontal dan vertikal, meski konektivitas seperti Apple CarPlay dan Android Auto hanya berfungsi dalam posisi horizontal.
Baca Juga: Ford F-250 2026 Bermesin V8 7.300 cc, Dijuluki "Godzilla" dengan Performa Buas
Spesifikasi Mesin BYD Shark
Salah satu daya tarik utama BYD Shark terletak pada sistem penggeraknya. Model ini menggabungkan mesin turbo 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh. Energi tersebut kemudian disalurkan ke dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan sekitar 430 dk dan torsi 662 Nm.
BYD mengklaim akselerasi 0-100 kpj dapat dicapai dalam 5,7 detik, angka yang tergolong impresif di kelas pikap menengah. Sebagai perbandingan, Toyota Tacoma hybrid membutuhkan sekitar 7 detik, sementara Ford Ranger bermesin V6 berada di kisaran 6 detik.
Baca Juga: Jeep Wrangler Rubicon Trail Hunt Edition Seharga Rp1,1 Miliar, Terinspirasi Indiana Jones
Dalam kondisi ideal, Shark diklaim mampu menempuh jarak sekitar 96 km dalam mode listrik murni, serta total hingga sekitar 840 km dengan kombinasi baterai dan bahan bakar, berdasarkan standar NEDC.
Harga BYD Shark
Sebelumnya BYD memperkenalkan Shark secara global di Meksiko pada Mei 2024, BYD berencana membawa pikap Shark ke pasar domestik Tiongkok pada tahun ini. Langkah ini sekaligus menjadi momen pertama bagi model hybrid tersebut dipasarkan di negara asalnya, setelah sebelumnya hanya tersedia di luar Tiongkok.
BYD Shark GL di Meksiko dibanderol mulai dari 899.980 peso sekitar Rp877 jutaan, sedangkan varian teratas GS dibanderol seharga 969.900 peso setara Rp927 jutaan.