Geely EVA Cab jadi Robotaxi Level 4 Pertama untuk Masa Depan

Dian Tami Kosasih
Dian Tami Kosasih
Senin, 27 April 2026
Geely EVA Cab jadi Robotaxi Level 4 Pertama untuk Masa Depan

Geely EVA Cab (Foto: Geely & Carscoops)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Lanskap transportasi global bersiap menghadapi pergeseran besar. Raksasa otomotif asal Tiongkok, Geely, resmi memperkenalkan EVA Cab, sebuah prototipe robotaxi revolusioner dalam ajang Beijing Auto Show.

Kendaraan ini mencatatkan sejarah sebagai robotaxi pertama di Tiongkok yang menggunakan filosofi purpose-built, atau dirancang dari nol untuk sistem otonom tanpa pengemudi.

Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara Geely, Afari Technology, dan CaoCao Mobility. Berbeda dengan pengembangan robotaxi konvensional yang memodifikasi mobil penumpang pabrikan, EVA Cab mengusung platform baru dan didedikasikan sepenuhnya untuk teknologi otonomi tingkat tinggi.

Baca Juga: Geely Rayakan Hari Kartini, Siap Perluas Jaringan ke 80 Diler

Salah satu aspek paling menonjol dari EVA Cab adalah otak digitalnya. Geely membekali kendaraan ini dengan tiga unit chip flagship sekaligus, yakni NVIDIA SuperChip, NVIDIA Thor U, dan Qualcomm Snapdragon 8397.

Kombinasi ini menghasilkan daya komputasi gabungan yang melampaui 3.000 TOPS (Tera Operations Per Second). Kekuatan ini memungkinkan kendaraan memproses data sensorik dalam jumlah masif secara real-time, memastikan pengambilan keputusan cepat dan aman di tengah lalu lintas kota yang kompleks.

Selain komputasi, sistem penglihatan EVA Cab didukung oleh teknologi LiDAR digital 2160-line pertama di dunia. Sensor ini mampu memetakan lingkungan sekitar dengan akurasi 25,92 juta titik per detik dan memiliki jangkauan deteksi hingga 600 meter. Dengan kemampuan ini, EVA Cab dapat mendeteksi hambatan kecil dari jarak jauh jauh sebelum mata manusia mampu melihatnya.

Secara visual, EVA Cab mengadopsi MPV futuristik dengan siluet shark nose tajam untuk mengoptimalkan aerodinamika. Fitur unik lainnya adalah penggunaan papan pesan digital di bagian depan dan belakang. Layar ini berfungsi untuk berkomunikasi dengan pejalan kaki atau pengendara lain, misalnya, menampilkan pesan 'Silakan Lewat' atau status pemesanan kendaraan.

Pintu geser elektrik dan gagang pintu model flush memberikan kesan mulus pada bodi kendaraan, sekaligus mempermudah akses bagi penumpang di area perkotaan.

Masuk ke bagian dalam, penumpang akan disuguhkan konsep kabin tatap muka yang menyerupai ruang tamu kelas atas. Tanpa adanya kemudi konvensional, ruang interior menjadi jauh lebih fleksibel. Kursi depan dapat dilipat secara otomatis untuk memaksimalkan ruang kaki bagi penumpang di belakang.

Baca Juga: Merek Legendaris Volga Bangkit, Luncurkan Sedan C50 dan SUV K50 Berbasis Geely

Geely juga melengkapi mobil dengan trim kayu asli, panel pintu drifting galaxy elegan, serta atap kaca panoramik galaxy skyroof. Untuk kenyamanan interaksi, tersedia asisten AI terintegrasi yang dapat diperintah melalui suara untuk mengatur suhu kabin, rute perjalanan, hingga hiburan.

Geely memproyeksikan bahwa EVA Cab akan memasuki tahap produksi massal dan memulai operasional komersial penuh pada 2027.

Dengan kehadiran EVA Cab, Tiongkok kini memposisikan diri sebagai pemimpin dalam perlombaan teknologi otonom Level 4 (L4), menantang dominasi perusahaan global seperti Waymo asal Amerika Serikat dalam industri layanan mobilitas otonom masa depan.

Tags:

#Geely EVA Cab #Mobil Otonom #Robotaxi

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan