Gerbang Tol Cikarang Utama Ditutup, Ini Sistem Yang Diberlakukan

Gerbang Tol Cikarang Utama Ditutup, Ini Sistem  yang Diberlakukan

KabarOto.com - PT Jasa Marga akan menghentikan operasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama. Untuk menggantikannya, Jasa Marga membangun GT Cikampek Utama di KM 70 jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip utama di KM 67 jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi.

Ketentuan tarif awal yang akan diberlakukan diantaranya untuk kendaraan dari arah Jakarta yang menuju ke Cikampek akan melakukan transaksi di akses keluar tol dengan membayar tarif tol merata sesuai dengan wilayah pentarifannya. Sementara itu untuk kendaraan dari arah Cikampek yang menuju Jakarta akan melakukan transaksi di akses masuk tol dengan membayar tarif tol merata sesuai dengan wilayah pentarifannya.

Baca Juga: Mulai 23 Mei Gerbang Tol Cikarang Utama Dinonaktifkan

Pentarifan merata yang terdiri dari Wilayah 1 dengan tarif Rp 1.500 Jakarta – Pondok Gede Barat/Timur, wilayah 2 dengan tarif Rp 4.500, untuk Jakarta – Cikarang Barat, wilayah 3 dengan tarif Rp 12.000 untuk Jakarta – Karawang Timur, wilayah 4 dengan tarif Rp 15.000 Jakarta –Cikampek.

Gerbang Tol Cikarang Utama.

“Proporsi kendaraan setelah jalan Tol Jakarta-Cikampek mengalami perubahan sistem transaksi dan penyesuaian tarif, sebanyak 70% kendaraan tidak terdampak (tidak membayar lebih mahal) dan 30% yang terdampak membayar lebih mahal maupun lebih murah,” jelas Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur.

“Dengan perubahan sistem ini, untuk pengguna jalan dengan jarak terjauh diuntungkan dengan hanya melakukan transaksi satu kali, yang sebelumnya harus dua kali transaksi. Pengguna jalan dengan jarak terjauh hanya transaksi satu kali di pintu keluar,” jelas Subakti.

Dengan perubahan sistem transaksi tersebut, Jasa Marga berharap frekuensi berhenti kendaraan untuk melakukan transaksi akan berkurang, karena transaksi yang semula dua kali untuk jarak jauh menjadi satu kali untuk seluruh asal tujuan Selain itu, sistem ini juga akan meningkatkan kecepatan tempuh rata-rata di beberapa segmen khususnya di lokasi GT Cikarang Utama.

Baca Juga: 5 Ruas Tol Fungsional Yang Beroperasi Selama Musim Mudik Lebaran 2019

“Dengan perubahan sistem ini, untuk pengguna jalan dengan jarak terjauh diuntungkan dengan hanya melakukan transaksi satu kali, yang sebelumnya harus dua kali transaksi. Pengguna jalan dengan jarak terjauh hanya transaksi satu kali di pintu keluar,” tutup Subakti