KabarOto.com - Melalui divisi kustomisasi mewahnya, Mulliner, Bentley kembali membuat gebrakan di pasar Asia. Resmi memperkenalkan Bentley Bentayga 'Something Blue Collection', mobil terbaru ini dirancang khusus dengan sentuhan feminin yang elegan.
Model ini sangat eksklusif karena hanya diproduksi sebanyak 10 unit dan seluruhnya dialokasikan untuk pasar Jepang. Memiliki beragam keunggulan, pabrikan otomotif asal Inggris tersebut membidik segmen konsumen wanita kelas atas, yang menginginkan kendaraan dengan detail personal halus namun sarat makna.
Nama koleksi ini tidak diambil sembarangan. Mulliner mengambil inspirasi dari tradisi pernikahan Barat kuno yang dikenal dengan rima Something Old, Something New, Something Borrowed, and Something Blue. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan bagi pengantin wanita.
Baca Juga: Penampilan Travis Pastrana Bareng Bentley Supersports Modifikasi
Untuk pasar Jepang, budaya pernikahan Barat telah lama diadaptasi dan menjadi simbol romantis yang populer. Bentley menerjemahkan konsep ini bukan sebagai warna mendominasi secara mencolok, melainkan aksen keberuntungan yang tersembunyi di balik kemewahan.
Secara kasat mata, Bentayga edisi khusus terlihat seperti SUV putih. Namun, Mulliner menggunakan teknik pengecatan khusus yang mereka sebut Ice. Warna tersebut memiliki karakteristik unik, karena mampu memancarkan rona biru tipis sangat halus ketika terkena sudut cahaya tertentu atau di bawah sinar matahari langsung.
Untuk menjaga keselarasan visual, Bentley menyematkan pelek perak berukuran 22 inci yang memberikan kesan jenjang dan anggun. Menariknya, kaliper rem dicat dengan warna serupa bodi mobil (color-matched), menciptakan tampilan kohesif dan bersih.

Masuk ke kabin, nuansa Something Blue mulai terasa lebih personal. Interiornya dibalut dengan kombinasi kulit premium dua warna, yakni Linen (putih krem cerah) dan Graphite Grey (abu-abu tua yang memberikan kontras modern).
Sentuhan biru muncul pada detail kecil yang dikerjakan dengan tangan oleh para pengrajin di Crewe, Inggris. Logo sayap Bentley juga dibordir dengan benang biru pada bagian sandaran kepala setiap kursi. Selain itu, panel instrumen dan dasbor dihiasi motif bunga biru sangat halus, memberikan kesan artistik yang jarang ditemukan pada SUV full-size.
Setiap unit juga dilengkapi pelat khusus di ambang pintu (scuff plates) yang bertuliskan Something Blue Collection, menegaskan status pemiliknya sebagai satu dari sepuluh orang di dunia yang memilikinya.

Meski penampilannya terlihat lebih lembut dan feminin, Bentley tidak memangkas sedikit pun performa buas sebagai jati diri mereka. Di bawah kap mesinnya, mobil ini tetap mengandalkan mesin V8 4.0-liter twin-turbocharged.
Mesin ini mampu memproduksi tenaga raksasa sebesar 542 dk dan torsi 770 Nm. Dengan tenaga tersebut, SUV bongsor ini mampu melesat dari posisi diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 4,5 detik. Bagi pengendaranya, ini berarti kombinasi sempurna antara keanggunan visual dan kekuatan mekanis luar biasa saat di jalan raya.
Baca Juga: Tinggalkan Mesin W12, Bentley Continental GT S Hybrid Meluncur dengan Tenaga Lebih Besar
Dari sisi harga, Bentley memasarkan unit terbatas ini dengan banderol mulai dari 34 juta Yen atau setara dengan Rp3,4 miliar (sebelum pajak dan opsi tambahan lainnya).
Kabarnya, tak lama setelah peluncuran resminya di Tokyo, sebagian besar dari sepuluh unit sudah dipesan oleh konsumen setia Bentley di Jepang. Hal ini membuktikan bahwa strategi Bentley dalam menciptakan mobil yang bercerita dan memiliki kedekatan budaya sangat efektif di pasar ultra-mewah.