Hasil Kualifikasi MotoGP Doha 2021: Joan Mir Ganti Gaya

Hasil Kualifikasi MotoGP Doha 2021: Joan Mir Ganti Gaya Joan Mir saat kualifikasi harus ubah gaya berkendara

KabarOto.com - Seri kedua MotoGP 2021 yang juga digelar di sirkuit Losail, Qatar, tim Suzuki Ecstar belum menemukan ramuan tepat agar bisa start di baris terdepan. Namun Technical Manager, Ken Kawauchi, sangat yakin kedua pembalap punya target sendiri untuk naik podium.

Bila melihat hasil kualifikasi, Alex Rins berada di posisi delapan dengan catatan waktu 1:53,745 detik. Sedangkan Joan Mir di posisi sembilan dengan terpaut tipis 0,040 detik dari Rins.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Doha 2021: Jorge Martin Raih Pole Position Perdana

Ken Kawauchi, sangat yakin kedua pembalap punya target sendiri untuk naik podium

Kawauchi sebenarnya berharap kedua pembalapnya bila posisi start lebih ke depan lagi. "Tapi Row ketiga tidak terlalu buruk dan kami percaya pembalap kami bisa berusaha merebut posisi terbaik."

Hal tersebut ditunjukkan oleh Joan Mir yang kesulitan mendapat setelan tepat Suzuki GSX-RR, beruntung bisa lolos di Q1 untuk bisa ikutan di sesi Q2. "Tak sabar ingin melihat kemampuan mereka di balapan," sahut Kawauchi.

Alex Rins sulit kembangkan laju motor akibat kondisi sirkuit


Sementara itu Rins mengakui sulit mendapatkan lap tercepat kali ini dengan GSX-RR. "Karena kondisinya sangat buruk, banyak pasir. Sehingga kesulitan untuk menyempurnakan motor."

Namun dirinya masih bersyukur bisa mendapat grid yang startegis berbanding pekan lalu hanya di posisi sembilan. Pembalap bernomor 42 ini berharap balapan nanti GSX-RR bisa lebih kompetitif. "Semoga bisa bersaing dengan baris terdepan, saya sangat siap."

Baca juga: Ini Jadwal MotoGP Doha 2021

Joan Mir andalkan ban kompon lunak agar lolos kualifikasi

Joan Mir sepertinya lebih memanfaatkan setelan motor di kualifikasi dengan mengandalkan ban kompon lunak untuk melesat di Q1 dan Q2. "Senang semuanya berjalan lancar. Saat kualifikasi juga masih ada yang harus dilakukan."

Mir mengungkapkan bahwa dirinya harus mengubah gaya berkendara dari biasanya. Sebab setelan yang dilakukan tidak berpengaruh terhadap laju motor ketika mempertajam waktu. Pembalap bernomor 36 ini mengakui biasanya harus lakukan lap panjang serta konsisten di putaran sirkuit.