KabarOto.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyajikan penampilan gemilang dengan merebut podium tertinggi pada balapan utama MotoGP San Marino 2026 yang berlangsung di Misano World Circuit 'Marco Simoncelli', Minggu (13/9).
Di hadapan lebih dari 184.000 penonton yang memadati sirkuit, Marquez sukses memenangi duel 27 putaran dramatis sekaligus mengambil alih puncak klasemen sementara pembalap.
Mengawali balapan dari posisi kedua, Marquez langsung mengambil pimpinan balapan setelah Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan di lap-lap awal.
Baca Juga: Jack Miller Pindah ke WSBK Gabung Tim Pabrikan Yamaha
Kendati sempat terlempar ke posisi kedua pada lap keenam akibat manuver Jorge Martin, pembalap bernomor 93 tersebut bangkit dan merebut kembali tempat terdepan di tikungan keenam pada lap ke-12.
Marquez kemudian berhasil menahan gempuran sengit adik kandungnya, Alex Marquez, hingga menyentuh garis finis dengan catatan waktu 41:13,013 detik.
Kami menjalani balapan yang bagus dan saya sangat senang, terlebih Misano adalah balapan kandang bagi Ducati. Namun balapan tadi sangat tangguh. Ketika Anda balapan dengan ritme seperti ini, sangat mudah untuk membuat kesalahan. Itulah alasannya mengapa saat saya melihat kecelakaan Bezzecchi, saya merencanakan balapan dengan cara berbeda. Secara bertahap saya kembali ke ritme terbaik dan mengontrol keunggulan dari Alex,
kata Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo Team.
Evaluasi Ducati Corse dan Kemalangan Bagnaia
Kemenangan ini terasa kian manis bagi skuad pabrikan Borgo Panigale karena diraih di kandang sendiri. Namun, nasib berbeda dialami Francesco Bagnaia yang memulainya dari baris kelima. Pecco sempat merangsek ke sepuluh besar di lap pembuka sebelum akhirnya terjatuh di tikungan kedua pada lap keenam.
Ini akhir pekan luar biasa lainnya setelah Aragon, dan tentunya terasa makin spesial karena ini gelaran kandang bagi Ducati. Marc menjalani balapan yang luar biasa, ia belajar bagaimana mengelola segalanya termasuk kondisi fisiknya. Sayang sekali bagi Pecco yang sebenarnya mengawali balapan dengan baik, saya berharap kami bisa segera membalikkan keadaan untuknya,
jelas Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.
Kejutan Podium Pedro Acosta dan Kebangkitan KTM
Sensasi lain dihadirkan oleh pembalap muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta. Pembalap berjuluk El Tiburon tersebut berhasil mengamankan podium ketiga setelah melewati Jorge Martin dan menempel ketat duo Marquez di garis finis dengan selisih 2,3 detik dari pemenang balapan.
Jelas bahwa motivasi kami tidak pernah hilang! Saya sangat senang. Kecepatan kami bagus dan motor bekerja dengan sangat baik, meski kami masih sedikit kekurangan di sektor lintasan cepat. Bagaimanapun kami harus tetap senang dan para kru sangat layak mendapatkan hasil ini,
yakin Pedro Acosta, pembalap Red Bull KTM Factory Racing.
Performa impresif Acosta yang mengamankan podium kelimanya di musim 2026 turut mendapat pujian tinggi dari manajemen tim balap pabrikan KTM atas kecepatannya beradaptasi.
Aksi comeback yang sangat hebat dari Pedro. Performa yang kami harapkan kembali hadir hari ini dengan pilihan ban yang lebih keras. Kami tampil lebih kuat dan Pedro menunjukkan levelnya. Bagi saya sangat mengagumkan melihat bagaimana dia terus berkembang dan beradaptasi dengan berbagai kondisi lintasan,
ungkap Aki Ajo, Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing.
Strategi Mandiri Alex Marquez di Skuad Gresini
Sementara itu, Alex Marquez yang mengamankan podium kedua untuk BK8 Gresini Racing menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membuat rencana atau kompromi khusus bersama sang kakak sebelum balapan dimulai.
Saya tidak suka membuat rencana sebelum balapan karena hal tak terduga bisa terjadi dengan sangat mudah. Lebih baik bersiap dan sigap ketika ada perubahan di lintasan. Kami adalah profesional dan kami tahu kami balapan untuk motor Ducati tetapi di tim yang berbeda. Balapan tanpa rencana kaku justru menjadi hal terbaik bagi kami,
ujar Alex Marquez, pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP.
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Marc Marquez di puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2026 dengan perolehan 274 poin. Sementara Jorge Martin tergeser di posisi dua dengan selisih 0 poin. Skuad MotoGP kini bersiap melanjutkan persaingan pada seri ke-15 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, yang dimulai Jumat (18/9).
Baca Juga: Puncak Klasemen Memanas, Perebutan Gelar Juara MotoGP 2026 Memasuki Fase Krusial

Hasil Balapan Utama MotoGP San Marino 2026
| Pos | Nama Pembalap | Tim | Catatan Waktu / Selisih | Poin |
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo Team | 41:13.013 detik | 25 |
| 2 | Alex Marquez | BK8 Gresini Racing MotoGP | +0,657 detik | 20 |
| 3 | Pedro Acosta | Red Bull KTM Factory Racing | +2,326 detik | 16 |
| 4 | Fermin Aldeguer | BK8 Gresini Racing MotoGP | +6,027 detik | 13 |
| 5 | Jorge Martin | Aprilia Racing | +14,021 detik | 11 |
| 6 | Raul Fernandez | SuperFile Trackhouse MotoGP Team | +18,252 detik | 10 |
| 7 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | +20,581 detik | 9 |
| 8 | Enea Bastianini | Red Bull KTM Tech3 | +20,858 detik | 8 |
| 9 | Luca Marini | Honda HRC Castrol | +22,911 detik | 7 |
| 10 | Fabio Quartararo | Monster Energy Yamaha MotoGP Team | +23,229 detik | 6 |
| 11 | Brad Binder | Red Bull KTM Factory Racing | +23,905 detik | 5 |
| 12 | Toprak Razgatlioglu | Prima Pramac Yamaha MotoGP | +28,031 detik | 4 |
| 13 | Franco Morbidelli | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | +28,927 detik | 3 |
| 14 | Pol Espargaro | Red Bull KTM Tech3 | +31,792 detik | 2 |