Honda HRC Castrol Siap Tempur di MotoGP Assen 2026

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
1 jam, 45 menit lalu
Honda HRC Castrol Siap Tempur di MotoGP Assen 2026

Honda HRC Castrol

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Para pencinta adrenalin roda dua bersiap menyambut seri klasik MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen. Sebagai trek paling bersejarah yang menolak absen dari kalender kejuaraan dunia, lintasan sepanjang 4,54 kilometer ini selalu menyimpan kejutan tersendiri.

Namun, edisi 2026 diprediksi akan menyuguhkan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Suhu udara di sekitar sirkuit diperkirakan meroket hingga menembus 35°C, menjadikannya balapan Assen tertua sekaligus terpanas sepanjang sejarah modern MotoGP.

Selain faktor cuaca ekstrem yang akan menguras fisik para pembalap, akhir pekan ini juga memicu fokus teknis baru seiring dengan penyesuaian aturan mengenai pelepasan sistem perangkat mekanis peninggi motor (holeshot device).

Baca Juga: Ban Pirelli MotoGP 2027 Mulai Diuji di Brno, Siap Sambut Era 850cc

Target Poin

Kendati demikian, garasi tim Honda HRC Castrol memasuki akhir pekan dengan kepala tegak. Di balik kemudi motor Honda RC213V, duo pembalap mereka datang dengan modal motivasi tinggi usai meraih hasil positif pada seri sebelumnya di Brno, Republik Ceko.

Luca Marini
Luca Marini

Luca Marini, yang berhasil finis di posisi kedelapan pada balapan terakhir, kini hanya terpaut dua poin untuk menembus peringkat sepuluh besar di klasemen keseluruhan.

Pembalap bernomor start #10 ini juga sukses memperlebar jarak sebanyak delapan poin dari kejaran Enea Bastianini. Bagi Marini, fokus utamanya di Assen adalah memaksimalkan sesi hari Jumat agar bisa langsung mengamankan slot di kualifikasi kedua (Q2) demi posisi start yang menguntungkan.

Sudah sangat jelas apa target kami untuk akhir pekan ini, tampil kuat pada Jumat sore. Assen adalah sirkuit yang rutenya cukup rumit untuk melakukan manuver menyalip, jadi mengamankan posisi di empat baris terdepan sejak start akan membuat balapan kami jauh lebih mudah. Melihat prakiraan cuaca, saya rasa belum pernah ada GP Belanda sepanas ini. Mari kita lihat bagaimana hal itu mengubah segalanya, karena biasanya di Assen kita justru lebih sering mengantisipasi hujan!

ungkap Luca Marini, Pembalap Honda HRC Castrol.

Di sisi lain garasi, Joan Mir juga memancarkan optimisme yang sama setelah berhasil menyamai hasil terbaik tim musim ini dengan finis kelima di Brno.

Pengembangan Motor Honda RC213V

Performa impresif tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pengembangan motor RC213V mulai menunjukkan arah yang tepat.

Joan Mir
Joan Mir

Baca Juga: Dorna Umumkan Aturan Baru MotoGP 2026: Holeshot Device Dilarang!

Juara Dunia MotoGP 2020 itu bertekad menjaga momentum tersebut di sirkuit yang secara historis selalu menyajikan drama aksi saling salip yang sangat rapat hingga garis finis.

Saya merasa sangat baik menuju Assen yang tampaknya akan menjadi akhir pekan yang sangat terik, bahkan mungkin yang terpanas di sana! Ini adalah trek unik yang karakternya sangat berbeda dari Brno atau Hungaria, tetapi saya yakin kami bisa terus menunjukkan potensi terbaik kami. Kami sempat mengalami nasib sial dalam beberapa tahun terakhir di sini, tetapi hal baik tentang keberuntungan adalah ia selalu bisa berubah. Mari kita manfaatkan akhir pekan ini secara maksimal,

yakin Joan Mir.

Dengan kombinasi tren kebangkitan performa motor, strategi adaptasi kru mekanik terhadap suhu panas ekstrem, serta motivasi tinggi dari kedua pembalapnya, Honda HRC Castrol berpotensi menjadi salah satu tim kejutan yang patut diwaspadai sepanjang akhir pekan balapan di sirkuit berjuluk The Cathedral of Speed ini.

Tags:

#MotoGP 2026 #MotoGP Belanda 2026 #Honda HRC Castrol #Joan Mir #Luca Marini

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan