KabarOto.com - Honda memilih jalur berbeda di tengah dominasi model mobil listrik yang futuristis. Pabrikan asal Jepang ini justru membangkitkan kembali semangat era 1980-an melalui model terbarunya, Honda Super-One .
Setelah lebih dulu tampil sebagai prototipe di Japan Mobility Show, kini Honda memperkenalkan versi produksi Super-One lewat situs teaser resmi menjelang peluncurannya di pasar Jepang.
Honda Super-One bukan sekadar N-One e: dengan ubahan ringan. Honda memosisikannya sebagai hot hatch listrik berukuran kompak dengan pendekatan performa yang lebih serius.
Bodi Lebar, Karakter Lebih Agresif
Secara tampilan, Super-One tampil lebih berani dibanding N-One e: standar. Bumper depan dirancang ulang dengan saluran udara fungsional, fender melebar khas “blistered arches”, serta tambahan spoiler atap yang mempertegas aura sporty.
Mobil ini menggunakan pelek alloy 15 inci dengan finishing matte Berlina Black dan sentuhan machining, dipadukan ban Yokohama berprofil lebih lebar. Kombinasi tersebut tidak hanya meningkatkan estetika, tetapi juga menunjang handling.
Dimensinya pun membesar. Super-One memiliki panjang 3.589 mm, lebar 1.573 mm, tinggi 1.616 mm dan jarak sumbu roda 2.520 mm.
Honda juga menghadirkan warna eksklusif bernama Boost Violet Pearl, terinspirasi dari kilatan petir. Selain itu tersedia opsi Platinum White Pearl, Crystal Black Pearl, Citron Yellow Pearl, dan Mono Gray, baik dalam skema monokrom maupun two-tone.
Baca Juga: Changan Lumin EV, Mobil Listrik Unik dan Stylish untuk Mobilitas Harian
Interior Sporty dengan Sentuhan Digital
Masuk ke kabin, layout dasbor masih mengacu pada N-One e:, namun Super-One mendapat sejumlah pembeda. Jok lebih tebal serta aksen ungu yang khas. Panel instrumen digital 7 inci juga dibekali grafis khusus.
Tidak hanya visual, Honda juga menyematkan sistem Active Sound Control yang meniru suara perpindahan gigi dan mesin melalui sistem audio Bose delapan speaker standar.
Fitur lainnya tergolong lengkap, mulai dari layar infotainment 9 inci, jok depan dan setir berpemanas, hingga paket lengkap sistem bantuan pengemudi Honda Sensing.
Spesifikasi Mesin Honda Super-One
Honda Super-One menggunakan motor listrik penggerak roda depan. Meski Honda belum merilis data resmi final, informasi sebelumnya menyebutkan output mencapai 94 dk dalam Mode Boost.
Angka tersebut lebih besar dibanding N-One e: yang menghasilkan 63 dk. Namun tetap berada di bawah Honda e yang telah dihentikan produksinya, yang pernah menawarkan tenaga hingga 152 dk.
Baca Juga: Xpeng P7 Dibekali Kecerdasan AI, Jarak Tempuh Tembus 820 Km
Honda Super-One tidak lagi masuk kategori kei car di Jepang, melainkan diklasifikasikan sebagai kendaraan penumpang reguler. Detail kapasitas baterai dan jarak tempuh belum diungkap, meski N-One e: diketahui menggunakan baterai 29,6 kWh.
Harga Honda Super-One
Honda belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal peluncuran final. Namun laporan media Jepang menyebutkan Super-One diproyeksikan berada di kisaran ¥3.000.000 hingga ¥3.500.000, atau sekitar Rp 320-370 jutaan sebelum insentif.

