IIMS 2021 Akan Digelar Secara Hybrid, Ini Maksud Dyandra

IIMS 2021 akan Digelar secara Hybrid, Ini Maksud Dyandra IIMS 2019 di JIExpo, Jakarta

KabarOto.com - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 batal digelar. Namun Dyandra Promosindo selaku penyelenggara sudah menetapkan akan dilaksanakan tahun depan. "Untuk IIMS 2021 kami rencanakan di awal tahun, yaitu 18-28 Februari 2021, terangnya dalam instagram Live.

Pria yang biasa disapa Kohen ini mengaku akan menggelar IIMS lebih seru dan secara hybrid. Apa maksudnya? Hybrid yang dimaksud adalah penggabungan event secara offline dan online. Hybrid untuk mengantisipasi berkaitan dengan pandemik Covid-19.

Baca Juga: Dyandra Pastikan, Banyak Kebaruan Dan Keseruan Di IIMS 2021

"Hybrid di sini maksudnya adalah bahwa acara IIMS 2021 akan digelar secara offline dan online. Jadi nantinya kami akan bekerja sama dengan e-commerce, media, dan beberapa stakeholder lainnya yang sekiranya bisa mendukung acara IIMS 2021 bisa digelar secara hybrid," terangnya.

Kohen juga menambahkan, IIMS 2021 juga direncanakan dengan berbagai perubahan, termasuk mengedepankan protokol kesehatan. "Yang penting protokol kesehatan kita lakukan dengan baik. Kita juga dorong ticketing digital, kita harapkan tidak ada penjualan di tempat, dan lainnya," terangnya.

Dia pun berharap acara dapat diatur sedemikian rupa, agar jadwal program dari komunitas maupun agen pemegang merek (APM) tidak menumpuk pada akhir pekan saja.

"Kita dorong program-program teman-teman APM dan komunitas agar tidak menumpuk di Sabtu dan Minggu. Kami juga ingin mengadakan live pameran IIMS-nya di beberapa channel," tambah dia.

Dengan adanya sistem dan rekayasa acara ini, Kohen berharap tidak ada kerumunan besar yang berkumpul dalam satu hari di satu tempat, untuk keselamatan pengunjung.

"Lagipula ada live juga, orang-orang juga bisa ikut promo IIMS melalui e-commerce dan platform digital tanpa harus ke lokasi. Ini upaya kita sebagai organizer," terangnya lagi.

Baca Juga: Dyandra Tegaskan, Tidak Akan Menggelar IIMS Tahun Ini

Kohen menutukan, jika ini adalah kebangkitan otomotif di new normal dengan memberi support di industri otomotif. "Dukungan ekosistem harus nyata, bukan dari cara-cara biasa," tegasnya.