KabarOto.com - Ketegangan geopolitik global yang berdampak pada fluktuasi pasokan dan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan sektor logistik di Indonesia yang memiliki kebutuhan distribusi tinggi.
Kondisi ini mendorong sejumlah pelaku industri untuk segera berpindah ke solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu langkah tersebut dilakukan oleh PT Primarajuli Sukses (PRS) dengan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk operasional distribusinya.
Dalam implementasinya, PRS menggunakan skema fleet-as-a-service Kalista dengan model operating lease, yang memungkinkan perusahaan melakukan transisi tanpa investasi awal pada aset kendaraan.
Baca Juga: Cegah Rem Kendaraan Komersial Blong di Arus Balik Mudik Lebaran

Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, menyatakan, "Kami menjawab tantangan kelangkaan BBM dengan mengambil langkah strategis untuk memulai adopsi EV sebagai kendaraan operasional kami. Penggunaan 6 (enam) truk listrik akan digunakan untuk distribusi produk di area Jakarta dan Bandung kepada end customer kami seperti Uniqlo, Atalon, Shopee, Gojek, Grab, Torch dan Eiger."
Sebagai penyedia ekosistem EV, Kalista juga berperan merancang strategi pengisian daya termasuk pembangunan infrastruktur charger maupun pemanfaatan SPKLU yang tersebar di sepanjang rute operasional Jakarta - Bandung, juga turut memfasilitasi uji coba operasional, sehingga PRS dapat mengevaluasi kinerja unit secara objektif dalam kondisi operasional nyata.
Pihaknya juga mengintegrasikan seluruh armada dengan Fleet Management System (FMS), K-Move Dashboard, yang memungkinkan pemantauan operasional secara real-time serta memberikan visibilitas menyeluruh terhadap pola penggunaan kendaraan.
Yoga Adiwinarto, Direktur Pengembangan Bisnis Kalista, menambahkan, "Selain lebih efisien secara energi, EV juga mampu menekan emisi serta biaya operasional secara keseluruhan. Hasil uji coba dalam kondisi operasional nyata menunjukkan adanya efisiensi biaya operasional hingga 27% per bulan."
Baca Juga: Tes Drive Chery Tiggo 8 CSH 1.010 Km, Nyaman, Banyak Fitur, Konsumsi BBM Tembus Segini

Adapun armada yang digunakan untuk operasional logistik PRS terdiri dari 4-unit Foton E-Miller dengan kapasitas baterai 81,14 kWh dan daya angkut hingga 4 ton, serta 2-unit Foton E-Aumark dengan kapasitas baterai 63,75 kWh dan daya angkut hingga 2,5 ton.
Hasil uji coba menurut data mereka menunjukkan bahwa pada satu kali pengisian, kedua unit dapat menempuh jarak hingga 200 km. Pada rute Tangerang-Bandung, proses pengisian daya dilakukan saat waktu istirahat sehingga tidak menggangu operasional, dengan durasi pengisian sekitar 40 menit (20%-80%).
Sebelum memulai operasionalnya, seluruh armada akan melakukan pengisian pertama pada SPKLU PRS yang berlokasi di fasilitas manufaktur PRS, Tigaraksa. Secara keseluruhan, hasil uji coba menunjukkan performa yang positif. Penghematan biaya energi mencapai 40% per bulan dan pengurangan emisi mencapai 30%, sementara efisiensi biaya operasional secara keseluruhan tercatat hingga 27% per bulan.

