Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ini Alasan Zarco Gagal Menang di MotoGP Qatar

Selasa, 03 April 2018
Ini Alasan Zarco Gagal Menang di MotoGP Qatar

Johann Zarco (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Europe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Sempat memimpin hampir sepanjang balapan MotoGP Qatar, namun klimaksnya Johann Zarco hanya mampu finish di peringkat kedelapan di Sirkuit Losail, tiga pekan pekan lalu. Kendati belum mencicipi kemenangan pada kelas premier, pembalap tim Yamaha Tech3 itu optimis bisa meraih podium tertinggi pada MotoGP Argentina di Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018).

"Setiap pembalap butuh kemenangan saat awal musim, demi meningkatkan kepercayaan diri mereka. Karena itu, saya berambisi meraih podium kemenangan saat balapan," ungkap Zarco.

Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Losail, Zarco memulai start dari posisi terdepan. Bahkan pembalap berusia 27 tahun itu mampu mempertahankan posisinya hingga putaran ke-18. Saat balapan tinggal menyisakan lima laps, Zarco justru mulai kehabisan tenaga dan perlahan mundur hingga di posisi kedelapan. Sementara posisi terdepan diperebutkan oleh Andrea Dovizioso dan Marc Marquez.

Baca Juga: Andrea Dovizioso Juarai MotoGP Qatar Usai Pecundangi Marquez

Ditanya mengenai hal apa yang memupuskan harapan dalam meraih kemenangan di Qatar, rider asal Prancis itu menjawab, "Sedikit keberuntungan, Anda harus bertarung dan memainkan kartu Anda.

"Kali ini, keberuntungan tidak ada di pihak saya. Jadi, (saya harus) menunggu sampai Argentina, pergi dengan kemenangan dalam pikiran dan memahami (situasi) saat akhir pekan berjalan."

Kebanyakan para pemenang di Sirkuit Losail adalah mereka yang mampu menghemat usia ban. Andrea Dovizioso dan Marc Marquez bahkan menunggu hingga lima lap terakhir untuk menyerang.

Akan tetapi, Zarco membantah, memimpin begitu lama berkontribusi pada masalahnya jelang akhir balapan. Ia justru menilai, hal itu bisa membantu posisi finishnya.

Baca Juga: Aksi Kocak Marquez dan Pedrosa Nyamar Jadi Petugas Pom Bensin

"Semuanya baik-baik saja dengan konsumsi ban. Saya bahkan akan mengatakan, bahwa saya akan memakai ban depan lebih banyak jika berada di belakang dan tidak di depan," paparnya.

"Saya akan melakukan hal sama lagi. Memegang kendali. Pada satu titik, saya menunggu. Saya berkata pada diri sendiri, 'Jika tidak ada yang melewati saya, itu berarti saya masih cukup cepat. Jadi, mari kita lihat apa yang terjadi."

"Saya merasa seperti ketika Anda balapan di belakang (pembalap lain), Anda menekan lebih banyak dan pada akhirnya melakukan racing line sendiri, yang mungkin telah membantu untuk memimpin sampai lima lap ke akhir, serta turun kedelapan."

Tags:

#Johann Zarco #MotoGP 2018 #Yamaha Tech 3 #GP Qatar
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Dimas Satrio Utomo

Pria kelahiran 13 April 1991 yang memiliki hobi mengutak-atik program komputer ini memutuskan terjun ke dunia jurnalistik pada tahun 2016 sebagai wartawan olahraga khususnya sepakbola. Kemudian mulai berpindah bidang ke otomotif tepatnya pada September 2017 di Kabaroto.com. Saat ini, Ia juga berstatus sebagai mahasiswa semester akhir Teknologi Informatika di salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia. Email: [email protected] Whatsapp: 082188307772 IG: dims_satama
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan