Ini Beragam Busi Brisk Untuk Motor Harian

Ini Beragam Busi Brisk Untuk Motor Harian Foto : Deddy / KO

KabarOto.com – Busi merupakan salah satu komponen penting dalam motor yang berguna menghasilkan api saat proses pembakaran. Namun seiring berkembangnya zaman, produsen busi mulai menggunakan berbagai bahan supaya api dihasilkan lebih besar, dan lebih tahan lama.

Salah satu produsen yang berinovasi adalah Brisk. Bahkan Brisk punya enam macam jenis busi untuk motor, yang masing-masing bisa dipakai motor harian hingga balap.

Varian paling dasar ada Copper Racing, ini merupakan tipe paling standar. Menggunakan bahan elemen copper atau tembaga, bisa tahan hingga jarak 30.000 km, serta harga paling ekonomis yakni sekitar Rp 50 ribu.

Baca Juga : Jika Ini Dilakukan, Busi Motor Bisa Terkikis Habis

Dijelaskan oleh Joanito selaku Marketing Communication Brisk Indonesia, “Penghantar listrik terbaik itu adalah silver, di bawahnya ada tembaga atau copper, lalu emas, iridium, platinum, dan nikel. Nah artinya copper ini lebih di atas iridium untuk penghantar listriknya. Semakin cepat penghantar listrik, semakin cepat juga proses pembakaran di mesin,” jelasnya.

Copper Racing dan Premium Silver punya bentuk sama.

Selanjutnya ada tipe Premium Silver, modelnya masih sama seperti standar busi pada umumnya. Namun perbedaannya di sini adalah material elemen dalamnya yang sudah menggunakan silver. Kelebihannya adalah pengapiannya lebih stabil, dengan umur pemakaian 30.000 km, serta harganya lebih mahal sekitar Rp 200 ribu.

Baca Juga : Honda Rebel Dicangkok Mesin Africa Twin Meluncur Di Thailand

Lalu ada X-Line, khusus tipe ini adalah busi yang khusus diproduksi untuk pasar Asia Tenggara. Bahan dasarnya juga sudah silver dan punya model kepala open gap sehingga terbuka, pengapiannya juga punya sistem 360 derajat, sehingga api dihasilkan lebih besar dan luas. Asyiknya lagi umur pakai lebih lama yaitu 40.000 km dan harganya Rp 200 ribu.

X-Line dan Premium LGS punya bentuk sama, hanya jarak kepala berbeda.

Nah, untuk yang punya motor 250cc ke atas atau sudah modifikasi mesin bore up dan sebagainya, ada tipe Premium LGS. Busi ini masih menggunakan bahan dasar silver, bentuknya pun sama seperti X-Line tetapi jarak pada kepala 360 derajatnya lebih jauh, sehingga api yang dihasilkan akan jauh lebih lebar lagi.

“Oleh karena itu, motor dengan busi Premium LGS harus punya kompresi besar, apabila motornya masih standar, apinya tidak akan sampai,” jelas pria ramah itu.

Premium ZS, busi paling bertenaga untuk motor harian.

Setelahnya ada Premium ZS di mana diklaim ini merupakan busi paling bertenaga dari Brisk, tetapi tidak bisa digunakan pada motor balap. Berbeda daripada X-Line dan Premium LGS, model kepalanya lebih terbuka 360 derajat dan punya sistem pengapian 3 layar.

“Kenapa busi ini tidak cocok untuk balap? Karena biasanya motor balap punya kompresi besar, sehingga dikhawatirkan api terlalu besar dan busi jadi meleleh. Oleh karena itu, kita edukasi Premium ZS ini tidak bisa untuk balap, hanya untuk motor standar harian,” papar Joanito.