KabarOto.com - Audi semakin serius memperluas jajaran mobil listriknya. Setelah sebelumnya memperkenalkan sejumlah model premium bertenaga baterai, pabrikan asal Jerman itu kini tengah menyiapkan Audi A2 e-tron, model kompak yang baru saja tertangkap kamera saat menjalani pengujian di Eropa.
Kehadiran A2 e-tron menandai kembalinya nama A2, sebuah mobil yang diproduksi pada 1999 hingga 2005, dikenal sebagai mobil ringkas dengan desain futuristis dan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Kini, Audi membawa filosofi tersebut ke era elektrifikasi.
Baca Juga : Geely Coolray Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Turbo Perdana Bermesin Konvensional
Mobil listrik anyar ini diproyeksikan menjadi model termurah Audi sekaligus menggantikan peran Audi A1 dan Q2 yang masa produksinya akan segera berakhir. Audi mengonfirmasi bahwa A2 e-tron akan diposisikan sebagai pintu masuk menuju lini kendaraan listrik premium merek tersebut.
Meski masih dibalut kamuflase, sejumlah detail mulai terungkap. Audi memperlihatkan prototipe saat menjalani serangkaian pengujian ekstrem, mulai dari jalan raya di Jerman hingga trek bersalju di Lapland, Finlandia.

Pengujian tersebut dilakukan untuk menyempurnakan performa baterai, sistem pendingin, serta karakter pengendalian mobil dalam berbagai kondisi cuaca.
Berdasarkan laporan yang beredar, mobil ini akan menggunakan platform yang sama dengan Volkswagen ID.3 Neo. Namun diperkirakan mengusung teknologi baterai terbaru dengan efisiensi lebih baik dan jarak tempuh yang kompetitif di kelasnya.
Baca Juga : Kawasaki W230, Motor Retro 250cc Terbaru Khas Era Keemasan Motor Inggris
Audi sendiri telah memastikan bahwa A2 e-tron akan melakukan debut global pada musim gugur 2026. Model ini akan diproduksi di pabrik Audi di Ingolstadt, Jerman, yang sekaligus memperluas portofolio kendaraan listrik di segmen kompak.
CEO Audi, Gernot Döllner, menyebut A2 e-tron sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan mobil listrik praktis, efisien, dan cocok digunakan sehari-hari, khususnya di kawasan perkotaan. Kehadiran model ini diharapkan mampu menarik konsumen muda yang ingin beralih ke kendaraan listrik premium.

