Istirahat Di Rest Area Tol, Kini Tidak Bisa Duduk Sembarangan

 Istirahat di Rest Area Tol, Kini Tidak Bisa Duduk Sembarangan Ilustrsi rest area tol (KO/Edo)

KabarOto.com - Sebagai langkah meminimalisir penyebaran virus Covid-19 atau yang dikenal sebagai Virus Corona di rest area, PT Jasamarga Related Business (JMRB), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola rest area jalan tol, juga turut menerapkan metode physical distancing.

Tita Paulina Purbasari, Direktur Pengelolaan Gedung & Fasilitas PT JMRB mengatakan, metode tersebut diaplikasikan dengan membuat rambu-rambu pembatas dengan jarak tertentu di sejumlah tempat yang berpotensi terjadi antrean atau kontak fisik yang berdekatan.

Baca juga: Galeri Foto Bus Mercedes-Benz OH 1626 Avante H8

"Lokasi yang dianggap berpotensi di antaranya adalah toilet, sarana ibadah, area kuliner, ATM, area retail, dan sebagainya," ujar Tita. Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pemasangan rambu pembatas telah diterapkan di Rest Area Wilayah Jawa Barat.

"Meliputi Km 88A dan B Purbaleunyi, dan Km 207A Palikanci, serta Rest Area Wilayah Jawa Tengah yang meliputi ruas Batang-Semarang Km 379A, Km 389B, Km 391A, ruas Solo-Ngawi Km 519 A dan B, Km 538A dan B, serta Km 575A dan B," jelas Tita.

Tempat duduk diberi tanda khusus untuk menjaga jarak

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan dalam minggu ini metode physical distancing tersebut juga akan diterapkan di seluruh rest area milik JMRB.

"PT JMRB juga telah melayangkan imbauan melalui surat edaran kepada rest area mitra untuk membuat rambu-rambu pembatas 'physical distancing' di rest area yang mereka kelola," tutur Tita.

Baca Juga: Tips Simpel Jaga Kebersihan Mobil Di Tengah Wabah Virus Corona

Sebelumnya, PT JRMB juga telah menempatkan sejumlah hand sanitizer di titik-titik tertentu, dan memasang poster serta spanduk imbauan terkait peningkatan kewaspaan terhadap penyebaran virus Covid-19.

"Selain itu, PT JMRB juga telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan rest area yang dikelolanya, yang melibatkan tenaga Palang Merah Indonesia (PMI) di daerah sekitar rest area," pungkas Tita.