Jangan Dorong Motor Injeksi Jika Mogok

Jangan Dorong Motor Injeksi Jika Mogok Motor injeksi (istimewa)

KabarOto.com - Ada cara unik yang kerap dilakukan pengendara di Indonesia ketika sepeda motor mereka mogok. Caranya adalah mendorong dan kemudian memasukkan gigi motor serendah mungkin, misal gigi dua. Dengan cara begitu, mesin motor akan kembali menyala.

Hal itu biasa dilakukan oleh para pemilik motor yang menggunakan sistem karburator. Jika kondisi pengapian normal dan bensin di tangki serta karburator ada, motor akan kembali menyala.

Baca Juga:

Tujuan melakukan langkah ini adalah agar memudahkan gas bakar terisap oleh piston yang bergerak lebih cepat. Namun, apa langkah ini bisa diterapkan pada motor dengan mesin injeksi? Pasalnya, motor jenis ini didukung komponen elektrik presisi dan sensitif.

Motor injeksi bukannya tak boleh didorong, tetapi sebisa mungkin dihindari. Itu karena komponen kelistrikan serta ECM (Elektronic Control Module) yang didukung sensor itu memang membutuhkan setrum.

Menghidupkan mesin motor injeksi dengan cara didorong percuma. Apalagi kalau aki benar-benar tekor atau soak. Biasanya bukan cuma bikin kerja pompa bensin yang bertugas menekan dan menyemburkan bensin lewat injektor tidak aktif. Tetapi juga sensor-sensor pendukung ECM tidak akan bertugas semestinya.

Motor injeksi sejatinya memang tak perlu didorong. Sebab, aki lemah penyebab mesin sulit hidup. Hal itu masih bisa diakali dengan cara menyelah kick starter secara berulang-ulang.