Jorge Lorenzo Hadir Di Tes Portimao 2020, Tunggangi YZR-M1 Lama

Jorge Lorenzo Hadir di Tes Portimao 2020, Tunggangi YZR-M1 Lama Sumber Foto : MotoGP

KabarOto.com – Jorge Lorenzo kembali ke lintasan MotoGP sebagai test rider Yamaha, setelah mengumumkan pensiun pada tahun lalu. Pemilik tiga gelar juara MotoGP itu sudah diresmikan menjadi test rider tim Yamaha pada akhir Januari 2020.

Mantan pembalap tim Yamaha, Ducati, dan Honda itu tidak memungkiri rasa senang bisa kembali merasakan atmosfer balap mesti tidak bisa bersaing lagi dengan pembalap-pembalap lain seperti Marc Marquez dan Valentino Rossi yang sebagai rivalnya kini masih aktif sebagai pembalap MotoGP.

“Bagi siapa pun yang mencintai motor seperti saya, menjadi test rider adalah pekerjaan yang hampir sempurna. Saya tidak merasakan tekanan balapan selama 15 tahun,” ungkap Jorge Lorenzo.

Baca Juga : HBX Fun Race Di Sentul Pekan Ini, Bisa Obati Rindu Penggemar Balap Motor

Pada test shakedown di Sirkuit Portimao, Portugal pada 7-8 Oktober ini, Lorenzo mengikuti sesi tes ini. Menariknya, Lorenzo menggunakan YZR-M1 versi lawas 2019.

“Aku sudah berbicara dengqan Maio (Massimo Meregalli) beberapa pekan lalu dan dia bilang Yamaha akan memakai motor 2020 di sini,” lanjut Lorenzo.

Yamaha beralasan, tidak punya waktu cukup untuk mempersiapkan motor 2020.

“Sangat mengecewakan tidak memakai motor spesifikasi pabrikan, tapi kukira mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memakai motor baru tapi mereka tidak bisa. Jadi pada tes ini kami akan melakukannya dengan yang kami punya,” tegasnya.

Tujuan tes ini adalah untuk mengumpulkan data penting untuk para pemasok penting MotoGP, seperti Michelin sebagai produsen ban, Brembo sebagai pemasok rem dan lainnya. Karena Sirkuit Portimao belum pernah dipakai pada ajang MotoGP, shakedown test ini sangat penting. Selain untuk supplier, data penting juga diperlukan tiap pabrikan dari sirkuit yang baru debut di MotoGP ini.

Dengan motor 2019, tentu tes yang dilakukan Lorenzo tidak bisa maksimal. Motor 2020 dan 2019 tentu berbeda, hanya sedikit komponen yang sama. Data tes dengan motor 2019 ini kemungkinan banyak yang tidak relevan dan tidak bisa diaplikasikan dengan motor versi 2020 yang dipakai pembalap Yamaha saat ini.

“Kami mungkin memainkan setting, tapi karena saya memakai motor 2019 maka settingan-nya akan berbeda dengan versi 2020, jadi tidak lebih penting soal transmisi dan ban,” tutup Lorenzo.