KabarOto.com - Persaingan perebutan takhta juara dunia MotoGP 2026 semakin memanas setelah drama besar yang tersaji di Grand Prix Balaton Park alias MotoGP Hongaria 2026, Minggu (7/6).
Berdasarkan pembaruan klasemen sementara, tim pabrikan Aprilia Racing sukses mendominasi posisi dua besar. Pembalap asal Italia, Marco Bezzecchi, saat ini bertengger kokoh di puncak klasemen dengan raihan 180 poin, unggul 20 angka dari rekan setimnya yang menguntit di posisi kedua.
Aprilia Racing Melupakan MotoGP Hongaria 2026
Meskipun memimpin kejuaraan, akhir pekan di Balaton Park menjadi momen yang ingin segera dilupakan oleh Aprilia Racing. Memulai balapan dari baris kedua, Marco Bezzecchi gagal membawa pulang poin tambahan akibat insiden kecelakaan karambol di tikungan pertama.
Baca Juga: Kimi Antonelli Jadi Pemenang Termuda F1 Monako 2026
Beruntung, hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada cedera fraktur serius pada kaki dan tangan kanannya, sehingga ia dipastikan siap mempertahankan posisi puncak pada seri berikutnya.
Nasib sial yang dialami Bezzecchi justru dipicu oleh rekan setimnya sendiri, Jorge Martin, yang kini tertahan di peringkat kedua klasemen dengan 160 poin.
Pembalap asal Spanyol tersebut kehilangan kendali motor saat melakukan pengereman keras di tikungan pertama, memicu tabrakan berantai yang turut menyeret beberapa pembalap lain seperti Raul Fernandez, Fabio Di Giannantonio, dan Fermin Aldeguer.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku sangat terpukul dengan insiden tersebut setelah kesuksesan luar biasa mereka di seri sebelumnya.
Setelah emosi yang kami rasakan di Mugello, ini adalah kejutan dingin yang benar-benar tidak kami inginkan,
ujar Rivola dengan nada kecewa.
Rivola juga secara terbuka meminta maaf kepada tim satelit dan pembalap lain yang ikut menjadi korban keteledoran pembalapnya.
"Saya meminta maaf atas apa yang terjadi. Jelas Marco dan Raul tidak bersalah, dan saya juga meminta maaf kepada Team Trackhouse serta pembalap lain yang terlibat. Kita tahu balapan selalu memiliki risiko, tetapi mengetahui cara menghadapi tikungan pertama dengan aman adalah hal yang terlalu penting hari ini. Kesalahan Jorge sangat sulit dicerna," tambahnya.
Akibat insiden ini, Martin dijatuhi sanksi double long lap penalty yang harus dijalani pada MotoGP Brno mendatang.
Sensasional Pedro Acosta
Di papan atas, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team terus mengintai di peringkat ketiga dengan koleksi 138 poin. Tepat di bawahnya, pembalap sensasional Spanyol Pedro Acosta menempati posisi keempat dengan 132 poin setelah berhasil mengamankan podium kedua di Balaton Park bersama Red Bull KTM Factory Racing. Acosta kini hanya tertinggal 6 poin dari peringkat ketiga dan unggul 24 angka dari posisi kelima.
Kami mencoba segalanya. Itu adalah pertarungan yang sangat bagus dan saya berharap semua orang di rumah menikmatinya. Kami mencoba memaksimalkan paket motor kami. Meraih podium berturut-turut di sini membuat saya cukup senang. Sekarang saya tidak sabar untuk bersantai di rumah dan kemudian fokus menghadapi Brno,
ungkap Pedro Acosta pascabapan.
Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Aki Ajo, juga menyambut positif progres yang ditunjukkan oleh pembalap mudanya tersebut.
"Secara umum ini akhir pekan yang positif bagi kami. Pedro meraih dua hasil podium sangatlah bagus. Saya yakin orang-orang memimpikan kemenangan pertama di hari Minggu dan kami semakin dekat setiap saat, jadi kami hanya perlu bersabar dan terus bekerja untuk tujuan itu. Kami juga harus senang ketika memiliki tiga pembalap di sepuluh besar. Ini adalah kemajuan," tutur Ajo.
100 Kemanangan Ducati oleh Marc Marquez
Sementara itu, sorotan utama tertuju pada sang juara dunia delapan kali, Marc Marquez, yang kini merangsek ke posisi kelima klasemen dengan 108 poin. Pembalap andalan Ducati Lenovo Team tersebut tampil luar biasa dan keluar sebagai pemenang di Balaton Park.
Kemenangan ini sangat bersejarah karena menandai podium pertama ke-100 sepanjang karier Grand Prix Marquez (ke-74 di kelas MotoGP), sekaligus kemenangan ke-100 bagi tim pabrikan Ducati di kelas premier. Francesco "Pecco" Bagnaia melengkapi kebahagiaan Ducati dengan finis di posisi ketiga dan kini bertengger di peringkat ketujuh klasemen dengan 99 poin.
Marc Marquez mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah strategi efisiensi fisik sejak awal pekan balap.
Kami melakukan pekerjaan yang luar biasa. Rahasianya, menurut saya, adalah mengelola tenaga pada hari Jumat, ini memungkinkan saya untuk mencapai hari Sabtu, dan terutama hari ini, dalam kondisi terbaik. Jelas, saya memberikan segalanya hari ini dan untungnya pilihan ban medium membuahkan hasil di fase akhir, jika tidak, itu akan jauh lebih sulit,
kata Marquez.
Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut juga menambahkan bahwa kemenangan ini terasa emosional setelah melewati masa-masa sulit cedera.
"Kemenangan ini datang setelah periode operasi dan pemulihan yang menantang, tetapi itu sepadan. Sekarang kita akan lihat bagaimana keadaan di Brno dan Assen karena sekali lagi, segalanya berjalan lebih baik di sini karena jumlah tikungan kiri yang lebih banyak. Seperti biasa, kita perlu tetap positif dan melanjutkan jalur pemulihan ini," tegas Marquez.
General Manager Ducati Corse, Luigi Dall'Igna, bahkan kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kehebatan pembalapnya tersebut.
Baca Juga: Hasil MotoGP Hongaria 2026, Marc Marquez Menggila Kalahkan Acosta
"Tidak ada kata yang bisa menggambarkan apa yang mampu dicapai Marc hari ini. Saya lelah secara emosional, karena saya mengharapkan balapan yang jauh lebih tenang, tetapi jelas saya juga sangat bahagia untuknya dan tim. Dia adalah juara sejati. Ini adalah kemenangan Grand Prix ke-100 bagi Marc serta kemenangan MotoGP ke-100 bagi Ducati Lenovo Team, kami tidak bisa meminta lebih. Sekarang saatnya merayakan kesuksesan ini sebelum mengalihkan perhatian ke Brno," pungkas Dall'Igna.
Di sisi lain, berkah dari insiden tikungan pertama berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh tim satelit SuperFile Trackhouse MotoGP Team melalui Ai Ogura. Pembalap asal Jepang tersebut berhasil finis di posisi keempat lewat aksi remontada memukau dari barisan belakang, yang mendongkrak posisinya ke peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 105 poin.
Klasemen sementara MotoGP 2026 setelah MotoGP Hongaria 2026:
| Posisi | Pembalap | Tim Balap | Jumlah Poin | Selisih Angka (Pimpinan) |
| 1 | M. Bezzecchi | Aprilia Racing | 180 | - |
| 2 | J. Martin | Aprilia Racing | 160 | -20 |
| 3 | F. Di Giannantonio | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | 138 | -42 |
| 4 | P. Acosta | Red Bull KTM Factory Racing | 132 | -48 |
| 5 | M. Marquez | Ducati Lenovo Team | 108 | -72 |
| 6 | A. Ogura | SuperFile Trackhouse MotoGP Team | 105 | -75 |
| 7 | F. Bagnaia | Ducati Lenovo Team | 99 | -81 |
| 8 | R. Fernandez | SuperFile Trackhouse MotoGP Team | 93 | -87 |
| 9 | A. Marquez | BK8 Gresini Racing MotoGP | 67 | -113 |
| 10 | F. Aldeguer | BK8 Gresini Racing MotoGP | 64 | -116 |
| 11 | L. Marini | Honda HRC Castrol | 57 | -123 |
| 12 | E. Bastianini | Red Bull KTM Tech3 | 48 | -132 |
| 13 | B. Binder | Red Bull KTM Factory Racing | 48 | -132 |
| 14 | F. Morbidelli | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | 40 | -140 |
| 15 | F. Quartararo | Monster Energy Yamaha MotoGP Team | 37 | -143 |
| 16 | D. Moreira | Pro Honda LCR | 36 | -144 |
| 17 | J. Zarco | Castrol Honda LCR | 34 | -146 |
| 18 | J. Mir | Honda HRC Castrol | 15 | -165 |
| 19 | A. Rins | Monster Energy Yamaha MotoGP Team | 12 | -168 |
| 20 | J. Miller | Prima Pramac Yamaha MotoGP | 11 | -169 |
| 21 | I. Lecuona | BK8 Gresini Racing MotoGP | 9 | -171 |
| 22 | T. Razgatlioglu | Prima Pramac Yamaha MotoGP | 9 | -171 |
| 23 | M. Viñales | Red Bull KTM Tech3 | 6 | -174 |
| 24 | A. Fernandez | Yamaha Factory Racing | 4 | -176 |