KabarOto.com - Pembalap muda tim Mercedes-AMG Petronas, Kimi Antonelli, sukses mengukir sejarah baru dalam dunia balap jet darat.
Pembalap asal Italia tersebut berhasil keluar sebagai pemenang dalam drama balapan F1 Monako 2026 yang berlangsung ketat di sirkuit jalan raya Monte Carlo, Minggu (7/6) sore waktu setempat.
Kemenangan ini menobatkan Kimi Antonelli sebagai pemenang F1 Monako termuda dalam sejarah Formula 1, dengan usia tepat 19 tahun, 9 bulan, dan 13 hari.
Puasa Kemenangan Mercedes
Hasil impresif ini sekaligus menyudahi puasa kemenangan Mercedes di sirkuit legendaris tersebut sejak terakhir kali diraih oleh Lewis Hamilton pada musim 2019 silam.
Baca Juga: Toyota GR Corolla Berbahan Bakar Hidrogen Ikutan Balap Fuji 24 Hours 2026
Balapan legendaris sepanjang 78 lap ini dipenuhi drama menegangkan dan kibaran bendera merah (red flag). Memulai balapan dari pole position, Antonelli langsung melesat mulus mengamankan posisi terdepan setelah Max Verstappen (Oracle Red Bull Racing) mengalami kendala teknis saat start.
Pembalap debutan Mercedes itu tampil sangat dewasa mengontrol jalannya balapan dari tekanan pembalap veteran Ferrari, Lewis Hamilton.
Perasaan yang luar biasa bisa menang di Monako. Hari ini adalah salah satu hari di mana segalanya berjalan sempurna. Sirkuit ini menuntut fokus tinggi, di mana Anda harus seimbang antara menekan mobil dan tidak melakukan kesalahan. Membawa pulang kemenangan di tempat bersejarah seperti ini membuat segalanya terasa jauh lebih berarti,
ujar Kimi Antonelli.
Ketegangan memuncak di lap ke-61 saat Lance Stroll menabrak pembatas jalan dan memicu keluarnya Safety Car. Drama tidak berhenti di situ, sesaat sebelum balapan dimulai kembali (restart), pembalap tuan rumah Charles Leclerc harus menelan pil pahit.
Mobil Ferrari SF-26 milik pembalap asal Monako tersebut menghantam dinding pembatas akibat masalah rem belakang, yang memaksa bendera merah berkibar dan mengakhiri balapannya secara prematur.
Setelah balapan dimulai kembali lewat standing start sepanjang 8 lap sisa, Antonelli yang menggunakan ban soft bekas mampu mempertahankan posisi terdepan dengan tenang hingga menyentuh garis finis.
Posisi kedua berhasil diamankan oleh Lewis Hamilton yang mempersembahkan podium berturut-turut bagi Scuderia Ferrari pasca-F1 Kanada. Sementara itu, podium ketiga diraih dengan gigih oleh pembalap Oracle Red Bull Racing, Isack Hadjar.
Sangat menyenangkan bisa kembali naik podium di Monako dan meraih posisi kedua berturut-turut. Balapan ini selalu menjadi salah satu yang tersulit, dan kondisi hari ini membuatnya jauh lebih menantang. Bisa berbagi podium dengan Kimi untuk kemenangan pertamanya di sini adalah momen yang luar biasa,
ungkap Lewis Hamilton.
Baca juga:
Bos Mercedes Ungkap Bakal Habis-habisan di F1 Monako 2026
Pembalap Red Bull Racing, Isack Hadjar, mendapat kejutan luar biasa di garis finis. Karena pembalap yang sejatinya finis ketiga yakni Pierre Gasly harus menerima penalty 5 detik sebanyak dua kali, sehingga harus mundur ke posisi 7.
Ini adalah hasil akhir pekan yang luar biasa. Balapan berjalan sangat sulit dan saya harus berjuang sangat keras karena mobil mengalami masalah daya kendali sejak belasan lap awal. Menghadapi 60 lap dengan kendala tersebut di Monako sungguh menantang, namun saya bangga tim kami berhasil mengamankan podium ini,
yakin Isack Hadjar.
Nasib sial justru menimpa rekan setim Antonelli, George Russell. Meski sempat tampil apik dan melakukan strategi undercut untuk mengamankan posisi keempat, Russell terkena penalti stop-go akibat kesalahan tim dalam menerapkan prosedur penalti kecepatan di pit stop saat kondisi Safety Car. Russell akhirnya harus puas menyudahi balapan di luar zona poin, tepatnya di peringkat ke-12.
Hasil F1 Monako 2026
| Pos | No | Pembalap | Tim / Pabrikan | Lap | Waktu / Status | Poin |
| 1 | 12 | Kimi Antonelli | Mercedes | 78 | 2:23:31.243 | 25 |
| 2 | 44 | Lewis Hamilton | Ferrari | 78 | +6.271 detik | 18 |
| 3 | 6 | Isack Hadjar | Red Bull Racing | 78 | +23.394 detik | 15 |
| 4 | 81 | Oscar Piastri | McLaren | 78 | +24.261 detik | 12 |
| 5 | 30 | Liam Lawson | Racing Bulls | 78 | +26.553 detik | 10 |
| 6 | 41 | Arvid Lindblad | Racing Bulls | 78 | +29.010 detik | 8 |
| 7 | 10 | Pierre Gasly | Alpine | 78 | +30.369 detik | 6 |
| 8 | 23 | Alexander Albon | Williams | 78 | +33.413 detik | 4 |
| 9 | 31 | Esteban Ocon | Haas F1 Team | 78 | +37.140 detik | 2 |
| 10 | 14 | Fernando Alonso | Aston Martin | 78 | +41.899 detik | 1 |
| 11 | 5 | Gabriel Bortoleto | Audi | 78 | +42.748 detik | 0 |
| 12 | 63 | George Russell | Mercedes | 78 | +43.353 detik | 0 |
| 13 | 27 | Nico Hulkenberg | Audi | 78 | +44.102 detik | 0 |
| 14 | 43 | Franco Colapinto | Alpine | 78 | +48.964 detik | 0 |
| 15 | 11 | Sergio Perez | Cadillac | 78 | +49.153 detik | 0 |
| 16 | 55 | Carlos Sainz | Williams | 70 | Gagal Finis (DNF) | 0 |
| NC | 16 | Charles Leclerc | Ferrari | 64 | Gagal Finis (DNF) | 0 |
| NC | 18 | Lance Stroll | Aston Martin | 56 | Gagal Finis (DNF) | 0 |
| NC | 4 | Lando Norris | McLaren | 43 | Gagal Finis (DNF) | 0 |
| NC | 87 | Oliver Bearman | Haas F1 Team | 27 | Gagal Finis (DNF) | 0 |
| NC | 77 | Valtteri Bottas | Cadillac | 15 | Gagal Finis (DNF) | 0 |
| NC | 3 | Max Verstappen | Red Bull Racing | 0 | Gagal Finis (DNF) | 0 |