Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Korlantas Gunakan Sensor Radar untuk Tentukan Jadwal One Way dan Contraflow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026
Korlantas Gunakan Sensor Radar untuk Tentukan Jadwal One Way dan Contraflow Mudik Lebaran 2026

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Korlantas Polri bergerak cepat dalam mematangkan skema rekayasa lalu lintas demi menjamin kelancaran arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 H. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa seluruh persiapan dilakukan berbasis data digital untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sejak dini.

Tahun ini, Polri mengedepankan objektivitas dalam mengambil keputusan di lapangan. Penentuan dimulainya rekayasa lalu lintas tidak lagi hanya berdasarkan pengamatan visual, melainkan menggunakan teknologi sensor radar.

Baca Juga: 18 Posko Lebaran Hino 2026 Siap Layani Kendaraan Niaga di Jalur Mudik Nasional

“Berkaitan dengan tata kelola jalan tol tentunya pada saat puncak arus nanti, apakah menghadapi arus mudik dan balik, tentunya Korlantas Polri dengan stakeholder akan selalu berkolaborasi,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Skema Contraflow satu lajur akan mulai diberlakukan secara otomatis apabila volume kendaraan di ruas tol menyentuh angka 4.500 hingga 5.000 unit per jam selama satu jam berturut-turut. Jika volume terus meningkat hingga 6.400 unit per jam, maka petugas akan memperluas rekayasa menjadi dua lajur guna memecah kepadatan.

“Pada saat arus mudik dan arus balik tentunya kami akan melakukan rekayasa lalu lintas contraflow, inipun juga ada parameter-parameter bagaimana kami mengeksekusi, sehingga kami bisa memperlancar perjalanan para pemudik, dan termasuk arus balik,” tambah Kakorlantas.

Selain itu, kebijakan one way nasional maupun one way sepenggal juga akan diterapkan berdasarkan pembaruan data pemantauan lalu lintas secara real time.

“Kita akan melakukan one way nasional atau one way sepenggal di wilayah one way nasional, tentunya update terakhir dari teknologi pemantauan arus lalu lintas, baik itu melalui drone presisi, juga radar yang ada di Jasa Marga,” lengka Kakorlantas.

Apabila traffic counting menunjukkan angka yang sangat tinggi dan contraflow dua lajur telah diterapkan, maka opsi one way nasional akan diberlakukan.

Baca Juga: Lampu mobil Jadi Salah Satu Faktor Keselamatan Mudik Lebaran, Simak Tipsnya

“Tentunya traffic counting yang sudah cukup tinggi, termasuk contraflow 2 lajur, nanti akan kita buka one way nasional. Itulah cara-cara Korlantas hadir bekerja menggunakan teknologi dan update traffic counting, termasuk flow di bidang lintas akan kami hitung dengan cara-cara teknologi,” jelas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Korlantas Polri juga memberikan imbauan untuk bekerja berbasis sistem data dan teknologi secara real time untuk menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik.

“Tentunya Korlantas Polri bukan hanya mengimbau, tetapi hasil dari sistem yang kami bangun berbasis data dan teknologi yang real time agar supaya mudik balik itu lancar. Negara hadir untuk memastikan aman di bidang kriminalitas, lancar di bidang lalu lintas,” pungkasnya.

Tags:

#Mudik Lebaran 2026 #Jalur Mudik Lebaran #One Way
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan