Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kritik Pedas Max Verstappen, Mobil F1 Seperti Formula E Versi Cepat

Jumat, 13 Februari 2026
Kritik Pedas Max Verstappen, Mobil F1 Seperti Formula E Versi Cepat

Max Verstappen (Foto: Formula 1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto - Dunia Formula 1 sedang berada di ambang transformasi besar menuju regulasi mesin dan sasis baru di tahun 2026. Namun, bagi sang juara dunia bertahan yaitu Max Verstappen, perubahan ini bukannya membawa kegembiraan, melainkan kekecewaan mendalam.

Dalam sebuah wawancara, Verstappen melontarkan kritik tajam yang menyamakan mobil F1 masa depan dengan mobil listrik Formula E. Inti dari kegelisahan Verstappen terletak pada pergeseran keseimbangan tenaga mobil. Regulasi 2026 mengharuskan pembagian tenaga hampir setara (50:50) antara mesin pembakaran internal (ICE) dan motor listrik. Perubahan ini secara drastis mengubah cara mobil harus dikendarai di lintasan.

Baca Juga: Tes F1 Bahrain: Lando Norris Tercepat, Ungguli Max Verstappen pada Hari Pertama

Max Verstappen mengkritik mobil Formula 1

Verstappen mengungkapkan bahwa simulasi awal dan pengujian menunjukkan bahwa pembalap kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengelola energi baterai daripada memacu mobil hingga batas maksimal.

"Jujur saja, mobil ini tidak terlalu menyenangkan untuk dikendarai. Rasanya tidak seperti Formula 1, tapi lebih mirip Formula E memakai steroid," ujar Verstappen.

Keluhan utama Verstappen berkaitan dengan teknik mengemudi tidak alami, karena ketergantungan pada pemulihan energi baterai, pembalap sering kali harus mengangkat kaki dari pedal gas (lift and coast) di tengah lintasan lurus yang panjang hanya untuk memastikan baterai terisi cukup untuk tikungan berikutnya.

Mobil 2026 memiliki sayap yang bisa bergerak secara otomatis untuk mengurangi hambatan udara (drag)

"Di beberapa sirkuit dengan lintasan lurus yang panjang, Anda akan kehabisan tenaga listrik sebelum mencapai ujungnya. Anda harus menurunkan gigi di tempat yang tidak seharusnya hanya untuk mengisi daya. Itu bukan balapan yang saya kenal," tambah pembalap asal Belanda tersebut.

Selain masalah mesin, Verstappen juga menyoroti kompleksitas aerodinamika aktif baru. Mobil 2026 akan memiliki sayap yang bisa bergerak secara otomatis untuk mengurangi hambatan udara (drag) di lintasan lurus.

Meskipun secara teori ini membuat mobil lebih cepat, Verstappen merasa hal tersebut menambah beban kognitif bagi pembalap dan membuat perilaku mobil menjadi sulit diprediksi.

"Kami ingin mobil yang gesit dan ringan, tapi kita justru bergerak ke arah mobil yang berat dan penuh dengan sistem elektronik yang mengintervensi cara kita membalap," kritiknya.

Pernyataan ini bukan sekadar keluhan teknis biasa. Bagi banyak pengamat, ini adalah sinyal serius mengenai masa depan Verstappen di Formula 1. Pembalap Red Bull ini telah berulang kali menyatakan bahwa ia tidak tertarik bertahan di F1 jika faktor kesenangan berkendara hilang.

Bagi Verstappen, kemenangan bukanlah segalanya karena ia tidak bisa menikmati sensasi murni dari mesin balap yang responsif. Jika regulasi 2026 terbukti membosankan, bukan tidak mungkin pembalap terbaik dunia saat ini akan memilih untuk mengejar tantangan di seri balap lain, seperti balap ketahanan Le Mans.

Baca Juga: Mobil-mobil F1 Turun Uji Coba Pramusim Pertama 2026 di Bahrain

Tanggapan FIA dan Masa Depan F1

FIA (Federasi Otomotif Internasional) berargumen bahwa regulasi ini diperlukan untuk menarik lebih banyak pabrikan otomotif (seperti Audi dan Ford) yang fokus pada teknologi berkelanjutan. Namun, kritik dari sosok sekaliber Verstappen memberikan tekanan besar bagi otoritas balap untuk meninjau kembali detail teknis sebelum musim 2026 benar-benar dimulai.

Dunia kini menunggu apakah FIA akan mendengarkan suara para pembalap, atau tetap melaju dengan visi hijau yang berisiko mengorbankan tontonan balap paling bergengsi di planet ini.

Tags:

#F1 Atau Formula 1 #Red Bull Racing #Max Verstappen #Formula 1 2026
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan