KabarOto.com - Memilih mobil keluarga tidak hanya soal kenyamanan dan performa, tetapi juga tentang seberapa besar jaminan keselamatan yang ditawarkan.
Baca Juga: Operasi Patuh Jaya 2026, Incar Pelanggaran Pelat Nomor
Fitur Keselamatan
Mobil modern dilengkapi dengan rangkaian fitur keselamatan komprehensif, yang dibagi menjadi dua kategori utama yakni keselamatan pasif dan keselamatan aktif.

-
Pasif
Fitur keselamatan pasif adalah teknologi yang bekerja saat kecelakaan sudah terjadi, bertujuan untuk mengurangi risiko cedera pada penumpang.
|
Bodi RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) |
Bodi RISE dirancang khusus dengan material baja berkekuatan tinggi dan struktur yang mampu menyerap energi benturan dari berbagai arah. Fungsinya adalah menjaga ruang kabin tetap utuh dan melindungi penumpang dari deformasi bodi saat terjadi tabrakan.
|
|
SRS Airbag (Supplemental Restraint System) |
Airbag yang terletak di dasbor untuk penumpang depan, samping, dan pada jendela. Ketika sensor mendeteksi benturan hebat, kantung udara akan mengembang dalam hitungan milidetik untuk menahan kepala dan dada penumpang, mencegah benturan dengan dasbor, door trim, dan juga jendela samping.
|
|
Sabuk Pengaman dengan Pretensioner & Force Limiter |
Sabuk pengaman bukan sekadar tali. Fitur pretensioner akan mengencangkan sabuk saat benturan terdeteksi, menahan tubuh penumpang agar tidak terlempar ke depan. Sementara itu, force limiter akan sedikit mengendurkan sabuk untuk mengurangi tekanan berlebih pada dada.
|

-
Aktif
Fitur keselamatan aktif adalah sistem canggih yang bekerja secara terus-menerus untuk membantu pengemudi menghindari potensi kecelakaan.
|
ABS (Anti-lock Braking System) |
Saat mengerem mendadak, ABS mencegah roda terkunci. Ini memungkinkan pengemudi tetap bisa mengendalikan arah mobil, bahkan saat pengereman maksimal di jalan licin. |
|
EBD (Electronic Brake-force Distribution) |
Sistem ini bekerja bersama ABS. EBD secara cerdas mendistribusikan daya pengereman ke masing-masing roda sesuai beban dan kondisi jalan, sehingga pengereman lebih efektif dan stabil. |
|
BA (Brake Assist) |
Fitur ini akan mendeteksi pengereman panik dan secara otomatis meningkatkan daya pengereman secara maksimal, membantu mobil berhenti lebih cepat. |
|
Active Yaw Control (AYC) |
Meningkatkan stabilitas saat menikung dengan mengontrol torsi roda dengan bantuan sensor pintar, sehingga mobil bisa lebih cepat keluar dari manuver berbahaya. |
|
ASC (Active Stability Control) & TCL (Traction Control System) |
ASC membantu mobil tetap stabil saat menikung tajam atau bermanuver di jalan licin dengan mengurangi putaran mesin dan mengerem roda yang kehilangan traksi. Sementara itu, TCL mencegah ban selip saat berakselerasi.
|
|
HSA (Hill Start Assist) |
Saat berada di tanjakan, fitur ini akan menahan rem selama beberapa detik setelah pengemudi melepaskan pedal rem, memberi waktu untuk memindahkan kaki ke pedal gas tanpa mobil mundur.
|
|
Lane Change Assist (LCA) |
Fitur keselamatan pada mobil yang membantu pengemudi saat melakukan pergantian jalur dengan memberikan peringatan jika ada kendaraan lain di titik buta pengemudi. Peringatan berupa tanda segitiga kuning pada spion.
|
Baca Juga: Fungsi Fitur dan Teknologi Modern Pada Kaki-kaki Mobil
Adapun beberapa fitur keselamatan tambahan yang disematkan pada beberapa mobil modern.
|
Forward Collision Mitigation (FCM) System |
Fitur canggih yang menggunakan sensor radar untuk mendeteksi potensi tabrakan dengan kendaraan di depan. Sistem ini akan memberikan peringatan dan, jika pengemudi tidak merespons, akan secara otomatis melakukan pengereman. |
|
Blind Spot Warning (BSW) & Rear Cross Traffic Alert (RCTA) |
BSW memberikan peringatan jika ada kendaraan di area “blind spot”. RCTA memberikan peringatan saat ada kendaraan melintas dari belakang ketika akan keluar parkir secara mundur. |
|
Multi Around Monitor |
Fitur canggih yang memberikan pandangan 360 derajat di sekitar mobil yang dapat digunakan saat parkir atau bergerak pelan. Menggabungkan gambar dari beberapa kamera di sekeliling mobil menjadi satu tampilan bird’s eye view di layar head unit, membantu meminimalkan blind spot. |
|
Leading Car Departure Notification (LCDN) |
Fitur yang berfungsi untuk menginformasikan pengemudi saat kendaraan berhenti dan kendaraan didepannya mulai menjauh. |
|
Rear Cross Traffic Alert (RCTA) |
Fitur yang menggunakan sensor radar atau kamera untuk mendeteksi dan memperingatkan pengemudi tentang adanya kendaraan atau objek yang mendekat dari arah samping saat mobil mundur, terutama saat keluar dari tempat parkir atau area dengan visibilitas terbatas. |
|
Adaptive Cruise Control (ACC) |
Membantu menjaga kestabilan kecepatan mobil dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan, membantu mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan tanpa harus menginjak rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti. |
|
Automatic High Beam |
Sistem ini secara intuitif akan berganti antara lampu besar dan lampu normal tergantung pada situasi jalan, sehingga tak menyilaukan kendaraan lain. |
|
Front Rain Sensing Wipers |
Teknologi wiper kaca depan mobil yang menggunakan sensor untuk mendeteksi keberadaan tetesan air hujan di kaca depan, dan secara otomatis mengaktifkan serta menyesuaikan kecepatan sapuan wiper sesuai dengan intensitas hujan yang terdeteksi |