Mengenal Packard Twelve 1939, Pertama di Dunia Menggunakan AC

Alif Al Tsaqif
Alif Al Tsaqif
Senin, 12 Januari 2026
Mengenal Packard Twelve 1939, Pertama di Dunia Menggunakan AC

Packard Twelve 1939. (Foto : Hyman LTD)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Packard Twelve 1939 menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah industri otomotif dunia. Mobil mewah asal Amerika Serikat ini tercatat sebagai mobil produksi pertama di dunia yang menawarkan sistem pendingin udara (air conditioner/AC), sebuah inovasi revolusioner yang pada masanya hanya bisa ditemui di bangunan atau fasilitas kelas atas.

Kehadiran AC pada Packard Twelve bukan sekadar fitur tambahan, melainkan simbol kemajuan teknologi dan standar kenyamanan baru dalam berkendara.

Baca Juga: Lotus Seven, Mobil Paling Berpengaruh dalam Sejarah Otomotif

Interior Packard Twelve 1939

Di tengah kondisi iklim yang panas dan keterbatasan teknologi era pra-Perang Dunia II, Packard berani menghadirkan solusi pendinginan kabin pada mobil produksi, yang kemudian menjadi fondasi bagi perkembangan sistem AC kendaraan modern hingga saat ini.

Sebagai model flagship Packard, Twelve mengusung mesin V12 berkapasitas 7.300 cc hingga 7.800 cc yang dikenal memiliki karakter sangat halus dan minim getaran. Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual tiga percepatan, konfigurasi yang mencerminkan fokus Packard terhadap kenyamanan berkendara kelas atas, bukan semata performa.

Baca Juga: Sejarah Desain Tailfin Unik di Mobil Amerika Serikat dan Berujung Petaka

Cara kerja AC Packard Twelve 1939 tergolong rumit

Inovasi terbesar Packard Twelve hadir melalui sistem AC bernama Weather Conditioner. Secara prinsip, cara kerjanya serupa dengan AC mobil modern karena sama-sama menggunakan kompresor yang digerakkan oleh mesin. Namun, penerapannya masih sangat sederhana.

Unit evaporator berukuran besar ditempatkan di bagasi belakang, udara dingin hanya dialirkan ke kabin belakang, tanpa pengatur suhu, serta tidak dapat dioperasikan langsung dari dalam kabin.

Jika dibandingkan dengan sistem AC mobil masa kini, teknologi Packard Twelve jelas memiliki keterbatasan dari sisi efisiensi, distribusi udara, dan kemudahan penggunaan. AC modern sudah terintegrasi di dashboard, memiliki pengaturan suhu presisi, distribusi udara merata, hingga sistem climate control otomatis. Meski demikian, kehadiran AC pada Packard Twelve menjadi fondasi penting perkembangan teknologi kenyamanan kendaraan di dekade-dekade berikutnya.

Baca Juga: Cadillac Sixteen, Mobil Konsep Gila Buatan Amerika Serikat dengan Mesin V16 13.600 cc

Posisi blower Packard Twelve 1939 berada dibelakang

Perlu dicatat, sistem AC pada Packard Twelve bersifat opsional, bukan perlengkapan standar. Kendati demikian, inovasi ini menegaskan posisi Packard Twelve sebagai pelopor, sekaligus simbol kemewahan dan kemajuan teknologi otomotif sebelum era Perang Dunia II.

Tags:

#Sejarah Ford Mustang #Sejarah Dodge Challenger #Sejarah Truk

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan