Mitsubishi Genjot Produksi Xpander, Akan Bikin Mesin Di Pabrik Nissan

Mitsubishi Genjot Produksi Xpander, Akan Bikin Mesin di Pabrik Nissan Produksi Xpander (KO)

KabarOto.com - Untuk memenuhi permintaan yang cukup tinggi terhadap Xpander, Mitsubishi Motors meningkatkan kapasitas produksi di pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Bekasi, Jawa Barat. Di pabrik itu, kapasitas produksi Xpander akan ditingkatkan dari per tahun 160.000 unit, menjadi 220.000 unit pada tahun 2020.

Selain itu, pasar ekspor juga akan ditingkatkan dari 30.000 unit menjadi 50.000 unit, untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri termasuk negara-negara ASEAN.

Saat ini, Mitsubishi Xpander telah berhasil membukukan penjualan dengan angka pemesanan 100.000 unit di Indonesia, sejak diperkenalkan bulan Agustus 2017 hingga akhir September 2018.

Mitsubishi Xpander

CEO Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko mengakui, bahwa Indonesia sebagai salah satu negara tujuan utama investasi dan menjadi pasar penting untuk penjualan. “Dengan mengembangkan bisnis di Indonesia, MMC berkomitmen untuk memberikan kontribusi signifikan secara berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tuturnya.

Bahkan, Indonesia dijadikan production hub MMC selain Jepang dan Thailand, untuk melakukan ekspor ke seluruh dunia. “Saat ini, Xpander produksi Indonesia, telah diekspor ke Vietnam, Filipina, Thailand Bolivia, dan akan dilanjutkan ke negara-negara lain,” imbuhnya.

Baca juga: HR-V Masih Jadi Ujung Tombak Penjualan Honda

Selain menggenjot jumlah produksi untuk memenuhi pemesanan, tahun depan Mitsubishi berencana akan memproduksi mesin Xpander di pabrik Nissan Motor Indonesia (NMI), anak perusahaan Nissan Motor Co Ltd di Indonesia. Dengan pengembangan fasilitas NMI, diharapkan mampu memproduksi 160.000 unit mesin Xpander per tahun.

Hal ini tentunya akan meningkatkan rasio penggunaan suku cadang lokal pada Xpander dari 71% menjadi sekitar 80%. Sehingga akan membawa manfaat ekonomi bagi rantai pasokan lokal. Dalam kolaborasi ini Mitsubihi akan membeli mesin Xpander dari pabrik Nissan.

“Pengembangan ini juga tentunya merupakan hasil dari komitmen investasi sebesar 4 miliar Yen atau sekitar Rp 540 miliar dan akan memberikan tambahan lapangan kerja bagi 800 orang di pabrik Bekasi untuk melengkapi total karyawan menjadi 4.100 orang,” jelas Masuko.