Mitsubishi Pamer Jajaran Produk Kendaraan Niaga Di GIICOMVEC 2018

Mitsubishi Pamer Jajaran Produk Kendaraan Niaga di GIICOMVEC 2018 Mitsubishi GIICOMVEC 2018 (Deni/Kabaroto

KabarOto.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi turut memeriahkan ajang pameran otomotif khusus kendaraan komersial pertama, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 yang berlangsung mulai tanggal 1 - 4 Maret 2018.

Memanfaatkan momentum pameran ini, MMKSI menampilkan jajaran produk kendaraan niaga ringan yang cukup melegenda di Indonesia, khususnya di segmen Light Commercial Vehicle (LCV) di Indonesia sejak 1971, yang telah meraih total penjualan sebanyak lebih dari 600.000 unit sejak diluncurkan pertama kali.

Jajaran produk Mitsubishi kendaraan niaga tersebut antara lain L300 kemudian T120ss. Lalu Mitsubishi pun turut menampilkan kendaraan niaga ringan berpenggerak empat roda, Triton 4x4 yang menjadi pemimpin pasar di kelas Small Pickup 4x4 dengan pangsa pasar 60 persen di tahun 2017, meningkat hampir 20 persen dibandingkan tahun 2016.

Baca juga: Mitsubishi Motors Serahkan 10 Unit Kendaraan Listrik Kepada Pemerintah

Mitsubishi Triton
Mitsubishi Triton 4x4 (Deni/Kabaroto)

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI mengatakan, "Pengalaman panjang Mitsubishi di pasar kendaraan niaga Indonesia jadi modal kuat untuk tetap dipercaya oleh konsumen di Indonesia. Fokus kami adalah melakukan pengembangan berkelanjutan, agar dapat terus menghadirkan kendaraan yang sesuai kebutuhan pasar kendaraan niaga ringan di Indonesia," ungkapnya.

Selain itu, Irwan pun menjelaskan, jika pihaknya juga memasang target penjualan di angka 100 unit, terlepas dari upaya untuk mempromosikan jajaran mobil-mobil light commercial vehicle (LCV) miliknya.

"Melalui ajang GIICOMVEC ini, menjadi kesempatan berharga bagi kami, untuk dapat mempromosikan dan juga meningkatkan awareness terhadap produk kendaraan niaga ringan Mitsubishi niaga ringan," tutup Irwan.