Mobil Listrik Mazda Hadir Di Tokyo Motor Show 2019

Mobil Listrik Mazda Hadir di Tokyo Motor Show 2019

KabarOto.com – Mazda sebagai salah satu produsen mobil asal Jepang mengungkapkan mobil listrik perdananya di ajang Tokyo Motor Show 2019 mendatang. Yoshikazu Nagai selaku juru bicara Mazda Corporation mengkonfirmasi bahwa Mazda telah mempersiapkan prototipe dengan mesin listrik, meskipun mobil listrik ini sejatinya masih dalam tahap pengembangan.

Melalui prototipenya, Mazda menggunakan bodi crossover kompak dari model CX-3 dengan membawa mesin listrik di balik kap mesinnya. Motor listrik yang dibawa untuk test drive ditenagai dengan baterai lithium-ion berkapasitas 35,5 kWh yang memberi daya ke motor listrik bertenaga 141 dk dan torsi 264 Nm.

Baterai kecil yang disokongnya mampu memberi tenaga ke motor listrik hingga jarak 200 km berdasarkan perhitungan EPA AS pada siklus kota, namun untuk perhitungan siklus Jepang atau WLTP kemungkinan akan menghasilkan jarak tempuh yang lebih jauh dari perhitungan EPA AS.

Kelas baterai lithium-ion dipasang pada model prototipe ini berada diantara baterai berkapasitas 28 kWh dari baterai standar Hyundai Ioniq Electric dan baterai berkapasitas 40 kWh dari baterai standar Nissan Leaf. Melalui perhitungan EPA AS, baterai Hyundai Ioniq Electric mampu memberi daya sejauh 200 kilometer yang sama seperti model prototipe ini, sedangkan untuk baterai Nissan Leaf dapat memberi tenaga lebih jauh hingga 241 kilometer.

Baca juga: Mazda Masih Ogah Lirik Kendaraan Listrik, Ini Sebabnya

Dilansir dari Autonews, pasar otomotif awal yang direncanakan Mazda untuk mengirim mobil listrik pertama Mazda diantaranya Jepang, Cina, dan Eropa. Mazda memilih ketiga negara tersebut karena baterai dengan rentang hingga 200 km dirasa cukup untuk mobilitas sehari-hari.

Selain ketiga negara tersebut, Mazda juga tetap menjualnya ke pasar Amerika Serikat yang di mana pelanggan biasanya mengharapkan baterai dengan jangkauan lebih jauh pada kendaraan listrik mereka. Tetapi penambahan jarak tempuh semakin jauh pada baterai, dipandang perlu untuk pasar otomotif Amerika Utara dan pasar otomotif negara lain yang memiliki mobilitas yang lebih jauh.

Kabarnya, mobil listrik Mazda akan diluncurkan tahun depan sebagai model produksi umum. Bagaimana dengan pasar otomotif Indonesia? Kita tunggu saja informasi resmi lanjutan untuk penjualan mobil listrik mereka di Indonesia. (Nora Dian Pratama)