KabarOto.com - Program mudik gratis kembali digelar oleh Kementerian Perhubungan untuk menyambut Lebaran 2026. Langkah ini menjadi strategi pemerintah untuk menekan kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan, terutama bagi pengguna sepeda motor yang selama ini mendominasi arus mudik.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, memastikan pendaftaran mudik gratis akan mulai dibuka pada 1 Maret 2026. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Baca Juga: Waktunya Ganti Ban Mobil untuk Mudik, Konsultasi dengan Bridgestone di IIMS 2026Jaecoo J7 SHS-P dan J8 SHS-P Ardis, Opsi Menarik Mudik Lebaran
“Kami menyediakan 401 bus mudik gratis dengan kapasitas 15.834 penumpang, serta 8 truk untuk mengangkut 240 sepeda motor,” jelas Aan dalam keterangan resmi, Rabu (18/02/2026).
Mudik gratis tahun ini mencakup 34 kota tujuan yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Pulau Sumatera.
Skema pengangkutan sepeda motor menggunakan truk khusus menjadi salah satu poin penting, mengingat risiko kecelakaan cukup tinggi pada perjalanan jarak jauh menggunakan motor. Dengan fasilitas ini, pemudik tetap bisa membawa kendaraannya ke kampung halaman tanpa harus mengendarainya sepanjang perjalanan.
Pergerakan Diprediksi Tembus 143 Juta Orang
Lebaran 2026 diperkirakan akan memicu pergerakan sekitar 143 juta orang di seluruh Indonesia. Jawa Barat diproyeksikan menjadi provinsi asal favorit dengan 21,52 persen atau sekitar 30,97 juta orang. Sementara Jawa Tengah menjadi tujuan utama dengan estimasi 26,90 persen atau 38,71 juta orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Ditjen Perhubungan Darat menyiapkan 177 terminal yang terdiri dari 115 Terminal Tipe A dan 62 Terminal Tipe B. Selain itu, 48 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) akan difungsikan sebagai rest area sementara.
Di sektor angkutan jalan, tersedia total 31.345 armada bus yang meliputi 11.639 unit AKAP, 63 unit Angkutan Lintas Batas Negara, 17.850 unit bus pariwisata, serta 1.793 unit AJAP.
Dukungan Penyeberangan dan Rest Area Tambahan
Tak hanya jalur darat, sektor penyeberangan juga diperkuat dengan 72 dermaga, 254 kapal, 29 pelabuhan penyeberangan, dan 15 lintas penyeberangan untuk menjamin kelancaran distribusi pemudik.
Baca Juga: Honda STEP WGN e:HEV Hadir di IIMS 2026, MPV Keluarga Andalan Mudik
Menariknya, pemerintah turut menggandeng kepolisian dan pemerintah daerah untuk memaksimalkan fasilitas istirahat. Beberapa masjid di wilayah Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Semarang, Purworejo, dan Kebumen akan difungsikan sebagai rest area tambahan.

